Comscore Tracker

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?

Ada langkah-langkah aman yang bisa kamu lakukan

Di tengah wabah infeksi virus corona, semua orang disarankan menjaga physical distancing. Hal ini mempengaruhi tempat-tempat umum, termasuk makan di restoran. 

Nah, apakah kamu termasuk yang menggunakan jasa online atau delivery service untuk mendapatkan makanan favorit? Apakah kamu khawatir, kemasan dan makanan itu bisa menularkan virus corona? 

Nah, artikel ini mencoba mengupas pertanyaan-pertanyaan seputar keamanan makanan yang kamu pesan melalui ojek online maupun platform lainnya. Dengan informasi lengkap, kamu bisa tetap menjaga tubuh tetap jauh dari virus corona, tanpa takut memesan makanan favorit ya. 

1. FDA mengatakan bahwa tidak ada bukti virus bisa menular lewat makanan

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?richmondmagazine.com

Food and Drug Administration (FDA), lembaga yang mengurusi makanan dan obat-obatan di Amerika Serikat mendapatkan banyak pertanyaan yang serupa, yaitu apakah aman untuk mengonsumsi makanan yang dibeli di luar saat COVID-19 sedang merebak. 

Melalui keterangan resminya pada Jumat (27/3), FDA mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti bahwa makanan atau kemasan makanan bisa menularkan virus corona. Pernyataan tersebut juga didukung oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) serta European Food Safety Authority (EFSA).

Terlebih lagi, ketika makanan tersebut menjalani proses pengiriman hingga berhari-hari dan dalam keadaan beku. Virus tidak bisa bertahan di permukaan kemasan maupun makanan dalam jangka waktu yang lama, demikian keterangan FDA.

2. Alasan kenapa penularan virus corona lewat makanan itu kecil kemungkinannya

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?vmcdn.ca

Benjamin Chapman, profesor dan spesialis keamanan makanan dari North Carolina State University, menjelaskan beberapa alasan mengapa risiko penularan COVID-19 melalui makanan sangat kecil atau bahkan tidak memungkinkan. 

Pertama, ia mengatakan bahwa ketika kita membeli makanan di tempat yang terpercaya, bisa dipastikan bahwa mereka sudah melakukan upaya untuk menjaga keamanan makanan. Misalnya dengan mencuci tangan, membersihkan peralatan, dan memasaknya dalam suhu yang tepat. Hal ini berlaku untuk restoran yang telah tersertifikasi.

Kedua, kita memang tidak tahu apakah SARS-CoV-2 ini foodborne (dapat menular melalui makanan)atau tidak. Akan tetapi, jika berkaca dari SARS-CoV dan MERS-CoV yang masih satu keluarga dengannya, transmisi dari makanan tidak terjadi. Virus secara umum juga tidak bisa tumbuh di dalam makanan, tak seperti bakteri. 

Baca Juga: Virus Corona Bisa Cepat Usai, Ini 5 Cara yang Sudah Terbukti Berhasil

3. Bagaimana jika orang yang memasak makanan di restoran itu ternyata positif virus corona?

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?pexels.com/Brandon Nickerson

Kamu pasti pernah berpikir seperti ini kan? Nah, FDA sekali lagi meyakinkan bahwa kemungkinan untuk tertular dari droplet orang yang memasak cukup kecil. Apalagi untuk makanan yang dimasak dengan suhu tinggi. 

“Bahkan ketika pekerja bersin ke dalam makananmu sebelum membungkusnya, walaupun terdengar menjijikkan, kecil kemungkinannya untuk membuatmu sakit,” jelas Chapman saat diwawancara oleh Kenji Lopez-Alt, konsultan kuliner dari Serious Eats.

Ia menambahkan bahwa bukannya tidak mungkin, masih ada kemungkinan untuk hal itu terjadi. Akan tetapi jika kita melakukan pencegahan dengan cuci tangan secara tepat, risiko bisa diminimalkan.

Ingat, kamu pun harus selalu menjaga tanganmu tetap bersih sebelum menyentuh makanan ya. 

4. Kamu harus tetap waspada dengan penularan lewat kemasan, walaupun kemungkinannya juga kecil

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?winsightmedia.com

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine pertengahan Maret lalu, SARS-CoV-2 atau yang kita kenal sebagai virus corona bisa bertahan hidup di permukaan benda mati. 

Ketahanan virus tersebut pun berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang menjadi medianya. Berikut ini hasil penelitiannya pada bahan yang biasa digunakan sebagai kemasan makanan:

  • Karton/kardus: 24 jam;
  • Kertas: 4-5 hari;
  • Plastik: 2-3 hari. 

Perlu diketahui bahwa ini bukanlah cara penularan utama dari COVID-19. FDA mengatakan bahwa kemungkinan tertular lewat kemasan sama kecilnya dengan penularan lewat makanan.

Tapi tak ada salahnya untuk tetap waspada, ya kan!

5. Lakukan langkah-langkah pencegahan virus corona melalui makanan dan kemasannya di bawah ini!

Apakah Aman Pesan Makanan Online saat Wabah COVID-19?insider.com

Jika kamu masih ragu, FDA dan berbagai lembaga lainnya memiliki sejumlah anjuran pencegahan yang bisa kamu lakukan. Berikut ini di antaranya:

  • Pilih restoran yang tepercaya dan terbukti kebersihannya;
  • Meminimalkan kontak dengan kurir makanan. Caranya dengan meminta mereka meninggalkan makanan di depan pintu rumah atau menaruhnya di pagar;
  • Cuci tangan setelah memegang kemasan makanan;
  • Pindahkan makananmu ke piring dan mangkukmu sendiri;
  • Buang langsung kemasan makanan itu;
  • Cuci kembali tanganmu;
  • Gunakan alat makan yang bersih saat makan. 

Kesimpulannya, kamu tidak perlu khawatir berlebihan mengenai penularan lewat makanan karena risikonya sangat kecil. Memesan makanan online masih tergolong aman kok--dengan langkah-langkah yang dibahas di atas ya.

Penularan justru lebih besar saat kamu keluar rumah untuk membeli dan makan di luar. Jadi, mari menjaga kesehatan dengan #dirumahaja

https://www.youtube.com/embed/aUrK9HlKpD8

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN: Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com (http://kitabisa.com/kitaidnlawancorona)

Baca Juga: Jika Terdiagnosis Positif Virus Corona, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya