Comscore Tracker

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?

Sering bikin bingung dan panik kan?

Virus corona masih terus menyebar hingga di ratusan negara di dunia. Jumlah orang yang terinfeksi pun terus meningkat setiap hari dalam jumlah signifikan. Hingga Rabu (18/3), jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di seluruh dunia mencapai 197.830 kasus. 

Dalam berita-berita terkait virus corona, kamu pasti pernah membaca kata-kata suspek (suspect), ODP, hingga PDP. Apakah kamu termasuk yang bingung dengan istilah-istilah itu? 

Nih, baca penjelasannya supaya kamu bisa membedakan dan tidak keburu panik ya. 

Baca Juga: Meski Berstatus KLB, Banten Belum Berlakukan Lockdown

1. Catat! Suspect itu bukan penderita virus corona loh

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?(Ilustrasi) ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Suspek sendiri berasal dari kata suspect dalam bahasa Inggris yang berarti "tersangka, diduga, atau yang dicurigai." 

Mereka yang dinyatakan sebagai suspect virus corona memiliki beberapa gejala dari penyakit tersebut. Apa saja gejala yang dicurigai infeksi virus vorona? Antara lain: hidung berair, pusing, batuk, demam, hingga sakit tenggorokan.

Namun mereka masih dalam tahap menunggu hasil pemeriksaan dari dokter.  Nanti, jika hasil menunjukkan negatif, maka mereka terbebas dari sebutan suspek dan tidak terinfeksi virus corona. Sedangkan jika terbukti positif, maka mereka bisa disebut sebagai pasien virus corona. 

2. Ada syarat untuk seseorang disebut suspect virus corona, jangan sembarangan

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?Pexels/Andrea Piacquadio

Selain yang telah dipaparkan di atas, masih ada lagi kriteria atau syarat hingga seseorang disebut sebagai suspect. Jadi, tidak sembarangan!

Syarat lain selain pemaparan di atas adalah ada atau tidak adanya kontak.

Jika orang yang mengalami gejala virus corona baru-baru ini pergi ke Tiongkok dan negara yang terinfeksi, maka ia layak disebut sebagai suspek. Sedangkan istilah “dicurigai” diberikan kepada orang yang mengalami gejala virus corona tapi tidak ada kontak dengan negara yang bersangkutan.

Baca Juga: Kita Bisa Tertular Virus Corona walau Gak ke Tiongkok, Fakta dari WHO

3. Ini kriteria seseorang bisa disebut "suspect"

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?america.cgtn.com

Berkaca dari wabah SARS yang terjadi pada tahun 2003, Centers for Disease Control and Prevention membuat beberapa kriteria orang seperti apa yang layak disebut sebagai suspek. Berikut ini di antaranya:

  • Temperatur tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celcius;
  • Memiliki gejala penyakit pernapasan seperti batuk, napas memendek, hingga pneumonia;
  • Kontak dengan pasien yang sedang diinvestigasi atau menjadi suspek atau bepergian ke area yang terinfeksi dalam sepuluh hari terakhir. 

4. Sekali lagi, gak usah panik karena suspect tidak disematkan pada seseorang dengan sembarangan

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?Petugas medis memakai baju pelindung memperlihatkan sebuah gerakan latihan rehabilitasi kepada pasien di bangsal Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, Tiongkok (ANTARA FOTO/China Daily via REUTERS)

Istilah suspect selama ini membuat masyarakat bingung dan panik. Sebab banyak yang mengira bahwa sekali dinyatakan sebagai suspect, orang itu kemungkinan besar terinfeksi virus corona. Padahal nyatanya tidak. Kemungkinan tersebut masih bisa berubah-ubah tergantung pada hasil analisis dan pemeriksaan dari laboratorium. 

5. Sigit Widyatmoko, dokter spesialis penyakit dalam memberi penjelasan nih mengenai suspect, ODP, hingga PDP virus corona

Apa Sih Arti Suspect, ODP, dan PDP Virus Corona?unsplash/rawpixel

Dalam penanganan medis infeksi virus corona, ada beberapa istilah yang dipakai. Selain suspect, ada lagi ODP dan PDP. Apa itu?

ODP adalah orang dalam pemantauan. Sementara PDP adalah pasien dalam pengawasan.

Kedua istilah Itu sama dalam hal: panas, riwayat batuk pilek, riwayat perjalanan ke Tiongkok atau riwayat kontak dengan penderita yang terinfeksi. Perbedaannya adalah pada kasus dalam pemantauan, tidak ada gejala pneumonia secara klinis (sesak, batuk dengan dahak kental) ataupun radiologis (adanya gambaran infiltrat).

faktor yang menentukan seorang suspect positif corona:

  • Jika pernah kontak dengan penderita, seberapa erat dan lama kontak dengan penderita;
  • apakah pasien punya sakit2 lain yang dapat menurunkan2 daya tahan tubuh (diabetes mellitus, kanker, riwayat tuberkulosis paru);
  • apa mengonsumsi obat lain misal obat steroid, bagaimana status nutrisi pasien.

Nah, jika kamu mendengar kata suspect lagi, sebaiknya jangan langsung panik dan menduga terlalu jauh. Tunggu dulu hingga hasil pemeriksaan keluar. Sebab orang yang dinyatakan sebagai suspect, bukan berarti positif terkena virus corona ya. 

Baca Juga: Virus Corona: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegahnya

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya