Comscore Tracker

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listeria

Seberapa bahaya infeksi listeria?

Jamur enoki kini tengah menjadi pembahasan publik. Jamur yang dinilai nikmat oleh sebagian orang itu ternyata bisa menyebabkan infeksi listeria.

Kali ini wabah penyakit ini bernama Listeria dan dilaporkan sedang menyerang warga Amerika. Wabah ini diketahui datang dari makanan yang dikonsumsi dan diperkirakan berasal dari jamur enoki. Setidaknya kabar dari CNN menyebutkan sudah ada empat orang yang meninggal akibat penyakit ini semenjak Maret 2020 lalu.

Sebenarnya apa itu listeria? Apakah wabah ini memang begitu berbahaya dan mematikan?

1. Listeria adalah penyakit hasil infeksi dari bakteri

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listerianewscientist.com

Dikutip dari situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC),  listeria atau listeriosis disebutkan sebagai infeksi serius yang datang dari bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini umumnya datang lewat makanan yang kamu konsumsi. 

Diperkirakan setiap tahunnya, ada 1.600 orang di Amerika yang terkena dengan angka kematian mencapai 260 kasus.

Listeria paling sering menyerang perempuan hamil dan anak kandungannya serta orang-orang lanjut usia yang sudah berumur di atas 65 tahun atau pun mereka yang terkena penyakit autoimun. Datanya menyebutkan satu dari lima kasus infeksi besar kemungkinan meninggal dunia.

2. Gejala infeksi yang muncul, mulai dari yang ringan sampai berat

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listeriaverywellhealth.com

Ada banyak gejala yang bisa ditimbulkan akibat infeksi penyakit ini. Gejala itu bisa berat ataupun ringan, berbeda untuk masing-masing orang dan bagian tubuh mana yang terinfeksi.

Dalam beberapa kasus, listeria menyebabkan diare dan demam. Namun, pada kasus lain, listeria disebut bisa tampak seperti memiliki gejala flu.

Rata-rata dari perempuan hamil yang terkena listeria akan merasakan pengalaman seperti terkena flu. Lelah dan otot terasa pegal adalah gejala paling umum.

Tetapi bagi kandungan yang dibawanya, infeksi bakteri itu mampu menyebabkan keguguran hingga kelahiran prematur. Untuk mereka yang bukan perempuan hamil, listeria akan membuatmu merasakan sakit kepala, leher kaku, kebingungan, kehilangan keseimbangan hingga demam dan sakit otot.

Baca Juga: 7 Penyakit Ini Bisa Mengancam Kamu Kalau Pakai Toilet Tidak Higienis

3. Listeria banyak bersembunyi dalam makanan

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listeriawashingtonpost.com

Seperti demam tifus, listeria sering datang lewat makanan tidak higienis yang kamu konsumsi. CDC memberikan sejumlah daftar makanan yang umum menyalurkan bakteri ini ke tubuhmu.

Ada pun itu adalah keju lembut, kecambah mentah, melon, hot dog dan daging beku lainnya, susu mentah, hingga ikan asap. Ini membuktikan listeria tidak hanya ada di jamur enoki saja, tetapi juga di makanan lain.

Jika ingin memakannya, pastikan makanan ini telah dimasak dengan matang atau dibersihkan sedemikian rupa. Umumnya gejala akan muncul satu hingga empat minggu setelah memakan makanan yang mengandung listeria ini.

4. Cara menghindari penyakit ini adalah mengetahui dan memahami cara penularannya

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listeriatheconversation.com

Tidak ada cara efektif untuk bisa lari dari penyakit ini. Satu-satunya cara pertama yang ampuh adalah mengetahui cara penularan bakteri ini, yaitu melalui makanan.

Baru dari sini, kamu bisa mencoba melakukan beberapa hal. Salah satunya adalah menghindari makanan yang berisiko memberikan penyakit tersebut. Berikut ini beberapa saran yang baiknya kamu coba demi menghindari listeria:

  • Hindari mengonsumsi produk olahan susu yang mentah
  • Pastikan makananmu telah dipanaskan atau dimasak hingga matang
  • Pastikan kulkasmu memiliki suhu empat derajat Celcius
  • Cuci peralatan makanmu dan pastikan selalu higienis

5. Pasien akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri yang bersarang di dalam tubuh

Ramai Soal Jamur Enoki, Ini 5 Fakta Infeksi Listeriahealth.harvard.edu

Dalam mendeteksi penyakit ini, dokter akan menanyakan pasien beberapa hal, seperti makanan yang disantap, hingga bagaimana kondisi lingkungan rumah dan kerja. Pemeriksaan fisik juga akan dilakukan kepada pasien.

Untuk masalah pengobatannya, penanganan listeria akan berbeda-beda tergantung tingkat keparahan yang dialami sang pasien. Satu yang pasti: pasien akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri yang bersarang di dalam tubuh. Umumnya jika gejalanya ringan, Listeria akan sembuh dengan sendirinya.

Baca Juga: Agar Higienis, 7 Hal Ini Perlu Diperhatikan Ketika Membersihkan Toilet

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya