Comscore Tracker

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Aja

Jangan sepelekan lagi gejala-gejala ini

Tahukah kamu, berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015, sebanyak 1,13 miliar orang di dunia mengidap hipertensi. Fakta lain yang menjadi perhatian adalah hanya 36,8 persen yang rutin mengonsumsi obat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa sekitar 25,8 persen penduduk Indonesia mengalami hipertensi.

Hipertensi sering disebut sebagai silent killer. Hal ini tentu ada alasannya. Sering kali penderitanya tidak mengetahui kalau ia menderita hipertensi dan baru tahu ketika mengalami komplikasi.

Sebelum terlambat, ada baiknya kamu mengenali tanda dan gejala hipertensi agar bisa segera mendapat penanganan.

1. Sakit kepala

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi sakit kepala (freepik.com/wayhomestudio)

Ini merupakan salah satu gejala hipertensi yang dianggap penyakit biasa saja.

Menurut studi dalam Iranian Journal of Neurology tahun 2013, sakit kepala akibat tekanan darah tinggi biasanya terjadi di dua sisi kepala. Mengapa ini terjadi? Hipertensi mengakibatkan tekanan berlebih pada otak dan akhirnya membuat kepala pusing dan berdenyut, dilansir Medical News Today.

Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa sakit kepala tidak selalu menjadi gejala, kecuali tekanan darah tinggi mencapai angka 180/120 mmHg atau lebih, menurut American Heart Association. 

Jadi, jangan pernah menyepelekan jika kamu mengalami sakit kepala, ya! Ini juga mencakup pusing mendadak, kehilangan keseimbangan atau koordinasi, dan kesulitan berjalan.

2. Penglihatan menjadi kabur

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi penglihatan kabur (freepik.com/cookie_studio)

Sering mengalami penglihatan tiba-tiba buram? Waspada, Ini juga bisa menjadi salah satu gejala hipertensi.

Dilansir Mayo Clinic, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke retina dan menyebabkan retinopati. Akibatnya, penglihatan kita menjadi buram dan kabur. 

Deteksi gejala ini sedari dini, ya! Tak usah ragu juga untuk memeriksakan diri ke dokter. Karena jika terlambat, retinopati akan berdampak semakin parah dan mengakibatkan pendarahan di mata dan kehilangan penglihatan secara total.

Baca Juga: Komorbid Tertinggi COVID-19, Pengidap Hipertensi Harus Lakukan Ini

3. Detak jantung yang tak beraturan

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi detak jantung tak normal (wexnermedical.osu.edu)

Waspadai jika detak jantungmu tak beraturan tiba-tiba. Sebab, bisa jadi itu adalah gejala hipertensi tanpa kamu sadari. Karena tekanan darah tinggi berhubungan dengan kinerja jantung, maka jantung juga akan kena imbasnya. Detak jantung yang semula normal, tiba-tiba bisa berdegup kencang dan memiliki ritme tak beraturan.

Kalau kamu tidak peka dengan kondisi tubuhmu sendiri, dikhawatirkan bisa terjadi hal fatal karena tekanan darah tinggi bisa menyebabkan aritmia. Jika dibiarkan, ini akan memicu serangan jantung, gagal jantung, hingga stroke, mengutip Futurity.

4. Sulit bernapas

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi sulit bernapas (aeworld.com)

Pernah naik beberapa anak tangga lalu merasa sulit bernapas atau ngos-ngosan? Padahal biasanya kamu sanggup melakukannya tanpa kendala apa pun?

Nah, ini juga jangan kamu sepelekan ya karena bisa jadi ini adalah gejala tekanan darah tinggi selanjutnya.

Dilansir Michigan Health, tekanan darah memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengedarkan darah yang mengandung oksigen ke jantung. Karena kurangnya asupan oksigen, napas jadi pendek dan kita merasa kesulitan untuk bernapas. Gejala ini bisa mengacu pada hipertensi pulmonal, yaitu jenis tekanan darah tinggi yang spesifik mengenai pembuluh darah arteri pada paru-paru dan sisi kanan jantung.

5. Kerap merasa kelelahan

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi kelelahan (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Jika kamu melakukan fisik yang berlebihan, wajar jika merasa kelelahan. Namun jika kamu sering mengalaminya, kamu perlu mencurigai hipertensi.

Dilansir Avogel, kelelahan dan nyeri dada merupakan indikator hipertensi. Rasa lelah itu juga bisa muncul dari pengobatan yang sedang dilakukan, yakni efek samping umum dari obat untuk menurunkan tekanan darah.

Obat tersebut bisa memperlambat aksi pompa jantung dan tubuh bereaksi dengan menghasilkan sedikit energi. Akibatnya, kita mudah merasa lelah!

6. Merasakan nyeri di dada

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi nyeri dada (visitcompletecare.com)

Pernah merasakan nyeri dada seperti dicengkeram? Jangan disepelekan, ya! Gejala ini bisa menandakan hipertensi akibat penyumbatan pembuluh darah jantung yang mengurangi aliran darah dan oksigen ke otot jantung, mengutip WebMD.

Nyeri dada yang terjadi bisa disertai gejala lainnya seperti pusing, berkeringat, kelelahan, dan napas yang pendek. Apabila diabaikan, nyeri dada ini bisa berimplikasi menjadi serangan jantung!

7. Tekanan darahmu menunjukkan apakah kamu menderita hipertensi atau tidak

Waspada, 7 Gejala Darah Tinggi Ini Sering Dianggap Biasa Ajailustrasi cek tekanan darah (pennmedicine.org)

Orang normal biasanya tekanan darahnya tak lebih dari 120/80 mmHg. Sementara, hipertensi sendiri terbagi menjadi empat tahap, yaitu prahipertensi, hipertensi ringan, sedang, dan berat, dilansir Vascular Cures.

Pada tahap prahipertensi, tekanan darah biasanya antara 120/80 mmHg sampai 139/89 mmHg. Pada tahap 2 (hipertensi ringan), tekanan darah berkisar antara 140/90 mmHg sampai 159/99 mmHg. Pada tahap 3 (hipertensi sedang), tekanan darah berkisar antara 160/100 mmHg sampai 179/109 mmHg. Sementara itu, pada tahap 4 (hipertensi berat), kisaran tekanan darah adalah antara 180/110 mmHg atau lebih dari itu.

Baca Juga: Hindari 7 Kebiasaan Ini kalau Tak Mau Kena Hipertensi, Usia Berapapun!

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya