Comscore Tracker

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauh

Kebiasaan dan kondisi ini mengurangi risiko 

Indonesia sudah mengumumkan dua kasus terkonfirmasi virus corona tipe baru, COVID-19. Dua WNI yang merupakan ibu dan anak itu terpapar COVID-19 setelah kontak dengan penderita di sebuah acara dansa. 

Masyarakat Indonesia pun langsung meningkatkan kewaspadaannya. Berbagai cara dilakukan untuk melindungi diri sendiri dari ancaman virus corona. Salah satunya, panik dan mencari masker serta hand sanitizer.

Namun, sebetulnya kamu tidak perlu panik loh. Ada sejumlah kondisi dan kebiasaan baik yang bisa menjauhkan kamu dari virus corona--bahkan dari virus dan bakteri bebahaya lainnya.  Simak nih. 

1. Jaga agar sistem kekebalan tubuhmu berada pada kondisi sangat optimal

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauheverydayhealth.com

Sistem imun yang optimal akan bekerja dengan baik dalam melawan kuman, virus, bakteri yang ada di sekitar kamu. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Caroline Sokol, peneliti imunologi di Massachusetts General Hospital.

Sistem kekebalan tubuh yang optimal bisa didapatkan dari makanan bergizi seimbang dan tubuh terhidrasi dengan baik.

Di sisi lain, sistem kekebalan tubuh yang lemah akan membuat tubuh kesulitan melawan bakteri dan virus, ujar laman Kiro 7. Ada beberapa hal yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, yakni kekurangan tidur, jarang berolahraga, makan makanan yang tidak sehat dan kekurangan cairan. 

Nah, agar kamu terhindari dari corona, jaga imun kamu dengan baik ya. 

2. Jaga agar tanganmu tetap bersih

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauhPexels/Burst

World Health Organization  (WHO) memberikan saran pada publik untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun untuk membunuh virus yang ada di tangan kita. Bisa juga dengan cairan berbasis alkohol, apabila tidak ada air dan sabun.

Kapan kamu wajib mencuci tangan? Berikut saran yang tertera di situs Web MD:

1. Sebelum dan sesudah makan

2. Setelah menggunakan toilet

3. Sebelum dan sesudah merawat orang sakit

4. Setelah batuk dan bersin

5. Setelah menyentuh hewan dan sampah

Dr. Aan Kusumandaru lewat Twitternya, @aan__, menyebut bahwa struktur virus corona dilapisi membran lipid dan sabun akan merusak lapisan lemak, sehingga virusnya akan terurai.

3. Jaga jarak 2-3 meter dari orang yang menunjukkan gejala flu atau pilek

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauhyahoo.com

Seperti yang kita ketahui, virus corona menular lewat droplet (tetesan cairan tubuh, misalnya ludah atau cairan hidung yang terciprat saat batuk atau bersin). Kamu bisa terhindar dari virus corona dengan menjaga jarak sejauh 2-3 meter dari orang yang menunjukkan gejala flu atau pilek, saran laman The New York Times.

Tetesan cairan yang mengandung virus ini bisa masuk ke tubuh melalui mata, hidung dan mulut. Oleh karena itu, World Health Organization menyarankan agar kita menghindari menyentuh daerah mata, hidung dan mulut. Profesor Kin-on Kwok menyarankan agar kita menghindari berbagi makanan atau berbicara face to face dengan orang yang terinfeksi.

Baca Juga: 7 Tanda Penyakit Digolongkan sebagai Pandemi, Virus Corona Belum

4. Kamu tidak sembarangan menyentuh benda-benda di area publik

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauhrd.com

Menurut laman The New York Times, virus corona bisa bertahan di permukaan logam, kaca dan plastik selama dua jam hingga sembilan hari. Oleh karena itu, hindari menyentuh permukaan benda-benda di area publik secara sembarangan, sebab mungkin di sana ada tetesan cairan dari orang yang terinfeksi yang berisi virus corona.

Contoh kasusnya, orang-orang yang mengunjungi kuil Buddha di Hong Kong jatuh sakit. Lalu, Center for Health Protection mengumpulkan sampel di lokasi itu.

Ternyata, keran toilet dan kain penutup dinyatakan positif virus corona. Kamu tak harus memakai sarung tangan, yang penting hindari menyentuh area mata, hidung dan mulut.

5. Kamu masih muda dan tidak memiliki riwayat penyakit tertentu

5 Kondisi Kamu yang Bisa Usir Virus Corona Jauh-jauhsurreynowleader.com

Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh laman Business Insider Singapore, lebih dari 44 ribu pasien virus corona di atas usia 80 tahun memiliki risiko kematian sebesar 15 persen. Risiko kematian akan menurun apabila kamu masih berusia muda. Misalnya, risiko kematian pada rentang usia 0-19 tahun adalah 0,2 persen.

Begitu pula dengan rentang usia 20-29 tahun dan 30-39 tahun yang memiliki risiko kematian 0,2 persen. Untuk rentang usia 40-49 tahun, risiko kematian meningkat menjadi 0,4 persen. Kamu juga berisiko rendah terkena virus corona apabila tak memiliki penyakit tertentu, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya