Comscore Tracker

[BREAKING] Jam Rolex Hingga Tas Hermes Disita dari Kasus Menteri Edhy

Menteri Edhy Prabowo diduga menerima hadiah

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita sejumlah barang bukti dalam dugaan suap kepada Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Barang bukti itu akan digunakan untuk penyidikan lanjutan.

"Dari hasil tangkap tangan tersebut ditemukan ATM BNI atas nama AF, Tas LV, Tas Hermes, Old Navy, Jam Rolex, Jam Jacob n Co, Tas Koper Tumi, dan Tas Koper LV," ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam keterangan pers, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Nawawi mengatakan, Edhy ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

"KPK menetapkan tujuh orang tersangka sebagai penerima EP (Edhy), SAF, APM, SWD, AF, AM. Sebagai pemberi, SJT," kata Nawawi.

Untuk pihak penerima, disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan pihak pemberi, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca Juga: [BREAKING] KPK Tetapkan Menteri Edhy Prabowo Jadi Tersangka

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya