Comscore Tracker

Alasan Pemerintah Cabut Status Kewarganegaraan Eks Kombatan ISIS

Status WNI mereka otomatis hilang

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan alasan mengapa ratusan eks kombatan ISIS asal Indonesia kehilangan kewarganegaraannya. Mahfud kemudian mengutip UU Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. 

"Menurut undang-undang, orang kehilangan status kewarganegaraannya dengan beberapa alasan, antara lain ikut dalam kegiatan tentara asing. Itu menurut UU Pasal 23 ayat 1 butir D," ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat pada Kamis (13/2).

Yang menjadi poin penting lainnya bila status kewarganegaraan dicabut dengan alasan tersebut maka sama saja pemerintah mengakui ISIS sebagai entitas suatu negara.

Baca Juga: Istana: Anggota ISIS eks WNI Berstatus Stateless

1. Presiden yang punya kewenangan mencabut status kewarganegaraan

Alasan Pemerintah Cabut Status Kewarganegaraan Eks Kombatan ISISPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 12 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Mahfud menerangkan, menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan, dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia, pencabutan tersebut dilakukan oleh presiden dan harus melalui proses hukum.
 
"Proses hukum administrasi diteliti oleh menteri lalu ditetapkan oleh presiden. Jadi jangan mempertentangkan saya dengan Pak Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan). Pak Moeldoko benar (mereka sudah) kehilangan status kewarganegaraan secara otomatis," ujar Mahfud.

Pada Kamis kemarin, Moeldoko mengatakan 689 ISIS eks WNI sudah secara otomatis kehilangan kewarganegaraan mereka sebab sudah membakar paspor yang merupakan dokumen negara ketika tiba di Suriah.

Ia mengatakan untuk mencabut status kewarganegaraan seseorang tak selalu perlu melalui proses peradilan. Hal itu lantaran ratusan ISIS eks WNI itu sudah secara sukarela melepas kewarganegaraannya. 

Baca Juga: ICJR: Pemerintah Punya Opsi untuk Adili ISIS Eks WNI di Indonesia 

2. Mahfud: pencabutan status WNI eks kombatan tidak perlu melalui pengadilan

Alasan Pemerintah Cabut Status Kewarganegaraan Eks Kombatan ISISMenko Polhukam Mahfud MD di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 12 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Kendati demikian, kata Mahfud, pencabutan kewarganegaraan itu harus ada proses administrasinya, di mana hukum administrasi itu diatur di pasal 32 dan pasal 33. Nantinya, kata dia, menteri akan menyerahkan kepada presiden hasil dari proses administrasi tersebut.

"Presiden mengeluarkan itu proses hukum namanya, proses hukum administrasi, jadi bukan proses pengadilan. Jadi, bener (apa yang dikatakan) Pak Moeldoko itu," kata dia. 

3. Mahfud menyebut belum tahu dasar hukum apa yang akan diambil Presiden Jokowi untuk mencabut status WNI dari para mantan kombatan ISIS

Alasan Pemerintah Cabut Status Kewarganegaraan Eks Kombatan ISISIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menyebut pencabutan status kewarganegaraan dapat dituangkan ke dalam keputusan presiden. Tetapi, belum diketahui apakah Presiden Joko "Jokowi" Widodo akan mengeluarkan kepres untuk mencabut kewarganegaraan para kombatan ISIS tersebut. 

"Kalau itu tanya ke presiden," kata Mahfud.

4. Moeldoko menjelaskan ISIS eks WNI jadi stateless karena mereka bakar paspor

Alasan Pemerintah Cabut Status Kewarganegaraan Eks Kombatan ISISKepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 13 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya menegaskan status anggota ISIS eks Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini masih berada di Suriah dan Turki adalah  stateless atau tidak memiliki kewarganegaraan.  Moeldoko mengatakan pemerintah tak perlu memutuskan status anggota ISIS tersebut melalui peradilan. Sebab mereka telah menyatakan diri bukan lagi WNI dengan membakar paspor.

"Ya karena mereka sendiri yang menyatakan sebagai stateless," kata dia.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Langkah Pemerintah Tidak Pulangkan ISIS Eks WNI Dinilai Sudah Tepat

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya