Comscore Tracker

Medan Magnet Bumi Melemah, Dampaknya Bisa Fatal

Medan magnet bumi melemah 9 persen dalam 2 abad ini

Medan magnet Bumi disebut tengah melemah. Pengamatan European Space Agency (ESA) mengungkapkan, fenomena anomali Atlantik Selatan sedang terjadi. Ini merupakan pelemahan intensitas magnet Bumi di area Amerika Selatan hingga Afrika bagian barat daya.

Dalam laporan ESA juga menyebutkan bahwa medan magnet bumi sebetulnya telah melemah hingga 9 persen loh selama dua abad terakhir ini. Padahal energi ini berperan sangat vital bagi kehidupan di bumi. 

Sebelum membahas dampak, kamu perlu tahu dulu medan magnet bumi dan fungsinya

Medan magnet bumi  merupakan energi ini dihasilkan oleh cairan besi super panas yang berada 3.000 kilometer di bawah kaki kita. Ya, dia berada di dekat inti bumi. 

Nah, rotasi bumi menyebabkannya besi super panas itu bergerak dan menghasilkan gaya geomagnetik. Energi yang dipancarkan oleh medan magnet ini sangat besar. 

Medannya terbentang dari dalam hingga area luar bumi. NASA menyebutnya sebagai magnetosfer, lapisan yang bertugas melindungi kita dari radiasi kosmik dan angin matahari.

Kamu pernah mendengar fenomena aurora di kutub yang begitu cantik? Ya, fenomena itu pun disebabkan oleh medan magnet bumi. 

Medan magnet ini terus berubah, khususnya pada bagian intensitas dan arahnya.

1. Satelit dan pesawat luar angkasa bisa kacau

Medan Magnet Bumi Melemah, Dampaknya Bisa FatalBumi dari satelit (NASA)

Ya, perubahan medan magnet bumi diperkirakan bisa menyebabkan malfungsi teknis pada satelit bumi. Mereka akan kesulitan mengorbit, demikian laporan ESA, terutama ketika melintasi area Anomali Atlantik Selatan.

Bukan hanya satelit, pesawat luar angkasa pun harus ekstra hati-hati saat meluncur. ESA mengatakan bahwa kegagalan teknis berpotensi untuk terjadi karena partikel dari luar angkasa akan banyak masuk dan mengganggu sistem penerbangan serta orbit bumi.

2. Bumi dibombardir radiasi kosmik

Medan Magnet Bumi Melemah, Dampaknya Bisa FatalBumi (NASA)

Kedua, melemahnya medan magnet bumi adalah masuknya radiasi kosmik dengan masif.

Kosmik adalah partikel dengan energi sangat besar yang berasal dari luar angkasa, tepatnya tata surya. Mereka tersusun atas atom, elektron, dan proton. 

Dilansir dari Let’s Talk Science, partikel ini tergolong berbahaya untuk mesin dan manusia karena mereka bergerak dengan sangat cepat. Untungnya, selama ini medan magnet bumi mengeliminasi 99,9 persen partikel tersebut.

Nah, kamu bisa bayangkan kalau medan magnet melemah kan? Tentunya radiasi kosmik yang masuk pun semakin besar. Apa akibatnya? Dilansir dari LiveScience, selain merusak mesin, ternyata radiasi ini juga bisa meningkatkan risiko kanker. Ia bekerja seperti x-ray yang mampu menghancurkan jaringan kulit dan organ kita.

Baca Juga: Apa Jadinya Jika Matahari Mati? Ini Dampak Mengerikannya pada Bumi!

3. Migrasi hewan kemungkinan bakal terganggu

Medan Magnet Bumi Melemah, Dampaknya Bisa Fatalltmcdn.com

Dampak berikutnya bukan tentang manusia, melainkan hewan. Mengutip Scientific American, ternyata medan magnet Bumi berperan besar dalam membantu hewan seperti burung, paus, kupu-kupu, hingga penyu untuk bermigrasi.

Melemahnya energi tersebut tentu akan membuat mereka kebingungan ketika ingin berpindah tempat. Mengapa? Karena selama ini, medan magnet berperan layaknya kompas bagi para hewan. Kebayang kan kalau medan magnet ini melemah?

4. Dugaan di balik fenomena melemahnya medan magnet bumi

Medan Magnet Bumi Melemah, Dampaknya Bisa FatalBumi (NASA)

Jauh dari itu, peneliti berusaha mencari tahu fenomena apa yang ada di balik pelemahan magnet bumi ini. Salah satu teori yang mencuat adalah melemahnya medan magnet kemungkinan merupakan tanda-tanda dari reversal atau terbaliknya kutub utara dan selatan.

Jadi, magnet yang awalnya berada di kutub utara Bumi perlahan akan bergeser hingga ia berada di bagian selatan dan sebaliknya. Inilah hal lebih besar yang harus diwaspadai umat manusia. 

Pembalikan kutub bumi terakhir terjadi sekitar 700 ribu tahun yang lalu dan tidak ada pola konstan yang bisa dijadikan acuan. Dilansir dari Scientific American, para ahli tidak bisa memprediksi secara pasti apa dampak dari reversal, namun diduga banyak kekacauan yang mungkin terjadi.

Mulai dari kepunahan berbagai spesies, terjadinya zaman es, aktifnya gunung berapi, menipisnya oksigen, hingga masuknya angin matahari ke bumi.

Walaupun begitu, kita tak perlu terlalu khawatir karena fenomena yang terjadi saat ini masih belum dipastikan mengarah ke situ.

Selain itu, ketika reversal berikutnya terjadi, kemungkinan besar para peneliti telah mendapatkan lebih banyak pengetahuan mengenainya. Jadi, manusia dapat mempersiapkan diri terlebih dahulu. 

Baca Juga: Apa Jadinya jika Kutub Magnet Bumi Terbalik? Ini 10 Gambaran Ilmiahnya

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya