Comscore Tracker

Persita Kehilangan Mateo Bustos Jelang Kick Off Liga 1 

Mateo Bustos kembali ke Argentina. Kenapa?

Jakarta, IDN Times - Persita dipastikan kehilangan satu pemain asingnya, Mateo Bustos. Dia memutuskan untuk melepas jersey Persita dan kembali ke Argentina.

Mateo meninggalkan klub berjulukan Pendekar Cisadane itu sejak Agustus 2020. Adapun alasannya bukan masalah kontrak dan belum jelasnya kompetisi Liga 1 musim ini.

"Keputusan saya untuk tak kembali ke Indonesia karena saya ingin bersama dengan keluarga saya," kata pemain kelahiran 9 Oktober 1992 itu.

Baca Juga: Liga 1 Bergulir September: Persib Setuju, Persita Masih Bingung

1. Pandemik membuat Mateo memprioritaskan keluarga

Persita Kehilangan Mateo Bustos Jelang Kick Off Liga 1 Pemain Persita, Mateo Bustos memilih tak melanjutkan kontraknya bersama tim dan pulang ke Argentina. (Dok. Persita).

Lebih lanjut Mateo mengungkapkan, dia punya dua anak yang masih kecil-kecil. Dalam situasi global seperti ini, pihaknya cukup khawatir bepergian dengan pesawat. Terlebih, Argentina ke Indonesia harus menempuh perjalanan panjang dan melalui empat kali penerbangan.

"Jadi sekarang ini prioritas utama saya tetap keluarga dan saya memutuskan tidak kembali ke Indonesia," kata Mateo.

Dia pun mengaku, keputusannya meninggalkan skuat Persita cukup berat. Dia menilai dukungan suporter, sambutan masyarakat, sampai manajemen Persita kepadanya sangat baik. Walau sebentar, hal itu membuat Persita memiliki tempat khusus di hatinya.

"Saya merasa seperti di rumah sendiri. Kalian menyambut saya dengan sangat baik. Tangerang sangat luar biasa dan semua orang-orangnya sangat baik pada saya," bebernya.

Mateo tak menutup kemungkinan jika pada masa yang akan datang bisa kembali ke Persita. Jika kondisi mulai membaik, dia ingin sekali kembali merumput bersama Persita mengarungi ketatnya kompetisi Liga 1.

2. Bustos meminta maaf kepada seluruh pendukung Persita

Persita Kehilangan Mateo Bustos Jelang Kick Off Liga 1 Pemain Persita, Mateo Bustos memilih tak melanjutkan kontraknya bersama tim dan pulang ke Argentina. (Dok. Persita).

Eks pemain Nadur Youngsters itu pun sudah pamit kepada seluruh elemen klub, termasuk suporter. Dia pun sudah mengirimkan pesan perpisahan, permohonan maaf kepada para pendukung yang sudah mendukungnya sejak pertama kali datang ke Indonesia.

"Saya minta maaf kepada supporter karena saya tak bisa melanjutkan bermain bersama Persita. Semoga kalian bisa mengerti dan saya sangat berterima kasih atas semua yang sudah kalian berikan pada saya sejak hari pertama saya tiba di Tangerang. Saya akan merindukan kalian semua dan saya pasti akan kembali, karena saya adalah Pendekar Cisadane!" ujar dia.

3. Mateo: Saya akan selalu menonton pertandingan Persita nantinya dan akan terus mengikuti perkembangan di masa depan

Persita Kehilangan Mateo Bustos Jelang Kick Off Liga 1 Pemain Persita, Mateo Bustos memilih tak melanjutkan kontraknya bersama tim dan pulang ke Argentina. (Dok. Persita).

Mateo pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran official, manajemen, dan koleganya di tim. Dia menilai semua orang di Persita itu adalah orang yang luar biasa. Mateo merasa dirinya bakal sedih karena tak lagi bersama bekerja keras untuk menapaki pertandingan demi pertandingan.

"Saya ingin bilang bahwa selamanya saya adalah bagian dari kalian semua. Saya akan selalu menonton pertandingan Persita nantinya dan akan terus mengikuti perkembangan di masa depan. Nanti kalau semua sudah normal, saya akan menanti telepon dari Pak Rully (Presiden Klub Persita) untuk kembali karena rumah saya adalah Persita," kata dia.

Sejauh ini, Mateo sendiri sudah melalui tiga laga bersama Persita. Hanya saja, kiprahnya harus terhenti, Liga 1 yang baru menggelar pertandingan tiga pekan harus ditangguhkan karena pandemik COVID-19 meluas di Indonesia.

4. Manajemen Persita berlapang dada kehilangan Mateo Bustos

Persita Kehilangan Mateo Bustos Jelang Kick Off Liga 1 (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Manajemen Persita, melalui sang manajer, I Nyoman Suryahara menyebut, klub memahami kondisi Mateo. Mereka pun paham prioritas dan kenyamanan sang pemain membuat klub rela melepas dia, walau memang harus diakui kekuatan Persita sedikit berkurang.

"Ya sangat disayangkan. Tapi kami tetap menghormati keputusan Mateo untuk memprioritaskan keluarganya," kata Nyoman.

Sebetulnya, Nyoman mengaku, manajemen  masih ingin melihat performa terbaik Mateo di lapangan. Apalagi dari tiga pertandingan kemarin, Mateo juga bermain cukup baik dan bisa beradaptasi dengan baik dan cepat dengan tim.

Mewakili keluarga besar Persita Tangerang, Nyoman berharap Mateo bisa melanjutkan karier sepak bolanya dengan baik di manapun ia berada kelak.

"Kami ikut mendoakan supaya kariernya bertambah bagus. Baik di Argentina atau di manapun nanti dia bermain. Mateo akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persita," imbuhnya. 

Jika di kemudian hari saat semua kondisi sudah normal dan Mateo ingin kembali ke Indonesia, Persita bakal menyambut Mateo dengan tangan terbuka.

Baca Juga: Bikin Warganet Marah, Komentator Laga Persita vs PSM Minta Maaf

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya