Comscore Tracker

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburan

Tubuh gagah pesawat itu hancur jua pada akhirnya

Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa yang terjadi kepada pesawat ketika dia tidak lagi bisa terbang? Nah, pertanyaan kamu bakal segera terjawab. 

Di balik perawakannya yang besar dan terlihat gagah, pesawat tetap punya masa untuk berhenti mengudara. Bisa jadi karena si burung besi sudah rusak ataupun alasan lain.

Ini dia kuburan untuk pesawat-pesawat yang sudah pensiun:

1. Setiap tahunnya ada 450 pesawat yang berhenti beroperasi

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanthestar.com

Dilansir dari Telegraph, saat ini ada sekitar 39.000 pesawat terbang yang masih aktif dan layak terbang pada tahun 2017. Angka itu sudah termasuk pesawat militer dan komersial.

Diperkirakan pula puluhan tahun mendatang jumlah burung besi yang dibutuhkan akan meningkat dua kali lipat dari sekarang. Jika dihitung jumlah total pesawat yang pernah mengudara sepanjang sejarah diperkirakan lebih dari 150 ribu pesawat loh. 

Dari jumlah tersebut, terdapat 400 sampai 450 pesawat yang berhenti beroperasi setiap tahunnya. 

2. Pesawat berhenti beroperasi setelah 10 tahun

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanwikimedia.org

Pesawat merupakan tipe moda transportasi yang tidak membolehkan celah kesalahan sedikitpun. Jika ada, dampaknya bisa membahayakan kru dan penumpang.

Oleh karena itu, aturan ketat harus diikuti seluruh maskapai atau pemilik pesawat untuk keperluan keamanan. Salah satu yang diatur adalah usia terbang sebuah pesawat.

Beberapa kebijakan mengenai batasan maksimal pesawat boleh mengudara berbeda-beda. Rata-rata pesawat akan berhenti beroperasi ketika sudah memasuki usia 10 tahun.

Direktur Pelaksana Air Salvage International, Mark Gregory mengatakan usia rata-rata pesawat yang dibongkar oleh perusahaannya adalah 18 tahun, namun ada juga yang di bawah 10 tahun, dilansir dari CNN.

Berbeda dengan di luar negeri, di Indonesia sendiri usia pesawat diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2016 yang menyatakan usia maksimal pesawat komersial ketika didaftarkan adalah 10 tahun. Setelah itu, armada tersebut dibolehkan mengudara hingga 30 tahun.

3. Pesawat yang sudah pensiun bisa dipreteli untuk diambil suku cadangnya yang masih baik

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanaeronasch.com

Beberapa pesawat mungkin masih bisa untuk mengudara, namun jika sudah tidak layak dan kurang nyaman bagi penumpang sepertinya akan lebih baik untuk dipreteli.

Nantinya bagian-bagian pesawat tersebut bisa dijual kepada penadah atau didaur ulang untuk menciptakan pesawat baru.

"Keputusan untuk membongkar pesawat terbang paling sering tergantung pada apakah nilai suku cadang dan komponennya lebih tinggi daripada pesawat sebagai mesin terbang," kata Mark Gregory.

Baca Juga: Bukan Cuma Pesawat, Ini 7 Inovasi Kendaraan yang Bisa Terbang

4. Proses daur ulang pesawat

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanlivingcircular.veolia.com

Proses daur ulang pesawat dimulai dengan aktivitas pembongkaran komponen dan bagian yang tidak merusak. Pertama, beberapa barang yang mudah dilepas seperti kursi penumpang, mesin, dan komponen lainnya diambil hingga tersisa "cangkang" saja.

Dilansir dari thebalancesmb.com, setelah dipreteli komponennya, sebuah ekskavator besar akan menghancurkan bodi pesawat yang besar. Bagian-bagian dari bodi selanjutnya dipecah menjadi potongan-potongan kecil dan diangkut untuk fase daur ulang berikutnya.

Hasilnya terdapat berbagai jenis logam dan plastik untuk didaur ulang. Magnet yang kuat digunakan untuk memisahkan besi dan baja dari aluminium dan plastik.

Pemeriksaan manual akhir dilakuan untuk memastikan penyortiran semua materi. Logam-logam tersebut dimanfaatkan menjadi bahan baku untuk menghasilkan benda baru.

5. Burung besi yang pensiun juga biasanya masuk "kuburan" untuk pesawat

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanarivatecs

Selain didaur ulang, banyak juga para pihak pengelola maskapai yang lebih memilih untuk "membuang" burung-burung besi yang sudah tua ke sebuah tempat penampungan. Ada banyak "kuburan" untuk pesawat, salah satu yang terkenal adalah 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group (309th AMARG) di Arizona, Amerika Serikat. AMARG menyimpan lebih dari 4.000 pesawat militer dan pemerintah. 

Dilansir dari airplaneboneyards.com, daerah gurun cocok untuk menyimpan pesawat-pesawat tersebut karena kelembapannya serta curah hujan yang rendah. Selain itu, tanah di sana merupakan jenis tanah alkali kering yang terletak di ketinggian 2.550 kaki. Faktor tersebut memungkinkan pesawat untuk diawetkan secara alami.

6. Ada kemungkinan pesawat pensiun bisa dipakai kembali. Tapi, ada syaratnya

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk KuburanHistoryNet

Pesawat yang terpakir di AMARG masih ada kemungkinan untuk dipakai kembali, namun dengan ketentuan pesawat belum terparkir di sana selama tiga tahun, dilansir dari Atlas Obscura. Hal itu akibat iklim gurun setempat yang bisa menjaga dan mengawetkan kondisi pesawat yang terpakir di AMARG.

7. Pesawat pensiun juga bisa dijadikan objek wisata

Mengintip Nasib Pesawat yang Pensiun, Dipreteli Hingga Masuk Kuburanrusskiymir.ru

Beberapa bangkai pesawat yang terpakai terkadang diangkut oleh pengelola tempat wisata untuk dijadikan objek wahana. Terkadang pesawat tersebut seluruh interiornya masih benar-benar utuh mulai dari kabin hingga kokpit.

Buat kamu yang belum pernah menaiki pesawat mungkin bisa mencoba mengunjungi wahana-wahana tersebut untuk merasakan suasana dalam pesawat.

Baca Juga: Pesawat Dilarang Terbang di Beberapa Area Ini, Apa Alasannya?

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya