Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok. Pemkot Tangerang
Dok. Pemkot Tangerang

Tangerang, IDN Times - Produk makanan produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini semakin berkualitas. Mulai dari kemasan hingga kualitas makanan yang terus meningkat membuat banyak UMKM dikenal tidak hanya di dalam Kota Tangerang, tetapi juga di luar kota.

Untuk menambah referensi kamu untuk menikmati makanan produk UMKM asli Kota Tangerang, berikut IDN Times rekomendasikan mulai dari camilan hingga makanan berat.

1. Kue Gabin Asniaga Cipondoh

Dok. Pemkot Tangerang

Ada yang tahu kue gabin? Kue tradisional yang masih terus digemari dari generasi ke generasi. Satu UMKM yang jadikan kue berbahan tapai ini sebagai primadona yakni Asniaga Cipondoh Kota Tangerang yang populer sejak awal dekade 2000-an.

Seperti halnya kue gabin pada umumnya, kue gabin buatan Asniaga Cipondoh juga terbuat dari biskuit malkis manis serta renyah. Uniknya, Asniaga Cipondoh membuat kue gabin dengan isian yang beragam, seperti tape singkong kuning, kacang hijau, sampai pisang dengan adonan yang tebal. Tidak heran kue gabin satu ini berhasil mempertahankan karakter kue jadul dengan rasa yang mantul.

“Usaha kue gabin ini dimulai karena dorongan keadaan, memanfaatkan kepopuleran kue gabin saat itu, kini sudah berkembang setiap harinya mencapai dua kilogram, bahkan kalau akhir pekan atau saat masa-masa ramai hajatan, bisa mencapai 10 kilogram,” ujar Owner Asniaga Cipondoh, Asfiyah.

Saat ini Asniaga Cipondoh berhasil memproduksi kue gabin sampai mencapai 2-6 kilogram setiap harinya. Lewatnya, kue gabin legendaris ini dijual melalui warung-warung, toko frozen food, sampai membuka pemasanan khusus tanpa disertai minimal jumlah pemesanan (minimum order).

“Meski dibuat dengan bahan-bahan dasar berkualitas premium, harga kue gabin di sini dibanderol dengan sangat terjangkau, mulai dari kemasan kecil di harga Rp2 ribu, sampai kemasan box berisi 8 kue di harga hanya Rp14.500,” tambahnya.

Selain itu, kue gabin legendaris ini bisa dipesan melalui 0857-3347-5217 atau datang langsung ke Jalan Benteng Betawi Gang Piha, Nomor 44, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.

“Kue gabin ini disukai banyak kalangan, jadi jangan ketinggalan, mari mencoba kue jadul rasa mantul hanya buatan Asniaga," ungkapnya.

2. Rojsberg Brownie

Dok. Pemkot Tangerang

Siapa yang tak kenal dengan Brownie? Kue manis yang biasa menjadi camilan dengan kopi ini juga diproduksi oleh UMKM Kota Tangerang, satu di antaranya Rojsberg Brownie.

Owner Rojsberg Brownie Hendra Darodjatsyah mengatakan, brownies yang ia buat sendiri bersama istrinya, menggunakan bahan-bahan berkualitas bahkan impor dari luar negeri. Selain itu, secara konsisten menjaga kualitas rasa yang otentik. Sehingga brownies yang dijualnya pun terjamin kelezatannya dan teksturnya yang lembut.

“Kami berdua sangat suka cokelat, sehingga saat itu kami mencoba membuat berbagai makanan dengan bahan cokelat. Hingga akhirnya terciptanya brownies ini yang banyak mendapat respons positif dari keluarga dan kerabat, akhirnya tahun 2019 kami mencoba membuka usaha secara online,” terangnya.

Ia pun mengungkapkan, Rojsberg Brownie memiliki enam varian topping hingga satu jenis muffin beragam rasa. Di antaranya original, almond, chocochips, milky brownies, cheese, serta cashews, yang semuanya dibanderol harga kisaran Rp41 ribu–Rp48 ribu per box.

“Brownies yang kami jual sudah ada nutrition fact yang tertera di setiap boksnya. Tak hanya itu, kami juga telah mengantongi sertifikasi halal dan terdaftar pada Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Sehingga terjamin dari kualitas rasa dan ingredients-nya,” ungkap Hendra.

Selain itu, berawal dari pemesanan online melalui WhatsApp serta platform seperti GoFood, Grab Food, dan Shopee Food. Sejak tahun 2021, Rojsberg Brownie telah memiliki toko offline dan banyak reseller dari berbagai daerah tak hanya di Kota Tangerang. Tak heran Rojsberg Brownie mampu menjual 50-100 box brownies setiap harinya.

“Kami membuka kesempatan bagi yang ingin menjadi reseller, bahkan bisa juga yang ingin memakai brand sendiri di produk kami. Alhamdulillah sekarang reseller kami tidak hanya di Kota Tangerang, namun juga ada di Jakarta, Bandung, bahkan Yogyakarta,” sambung Hendra.

Sejak awal, Rojsberg Brownie telah bergabung dengan UMKM Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Itulah yang membuat produknya semakin berkembang dari mulai kemasan, kualitas rasa, hingga pemasaran yang didapat dari berbagai pelatihan dan pembinaan oleh Pemkot Tangerang.

Untuk itu, bagi kalian yang ingin mencicipi brownies enak khas Kota Tangerang, bisa mengunjungi toko offline Rojsberg Brownie di Perumahan Batara Indah, Jalan Batara Raya Nomor 25B, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Buka setiap hari mulai pukul 08.00–21.00 Wib, atau bisa pesan melalui whatsapp di nomor 0812-9604-4562. Informasi lengkapnya bisa kunjungi Instagram @rojsberg.

3. Mango Thai Ine

Dok. Pemkot Tangerang

Saat ini, berbagai olahan makanan khas Thailand digemari warga Indonesia terutama Kota Tangerang. Satu yang menjadi favorit adalah olahan buah seperti thai smoothies.

Di Kota Tangerang ada satu tempat yang menjual berbagai olahan thai smoothies yaitu Mango Thai Ine. Owner Mango Thai Ine, Yani mengatakan, awalnya ia melihat thai smoothies di media sosial (medsos). Lalu ia coba buat sendiri dengan resep yang kemudian disesuaikan.

"Sambil berjualan saya juga langsung berjualan lima varian rasa yaitu mangga, pisang, buah naga, stroberi dan melon. Alhamdulillah, respons pelanggan juga bagus terutama dari pesan antar online," katanya.

Ia melanjutkan, harga thai smoothies yang ia jual mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Selain itu, ia juga menjual mango sticky rice yang belakangan menjadi andalan.

"Kalau perbedaan mango sticky rice buatan saya ada di krimnya. Kalau versi Thailand mereka pakai krim santan, kalau saya buat dengan krim yang dipakai untuk smoothies dan ditambah fla, SKM juga keju. Untuk harga mulai dari Rp20 ribu sampai Rp40 ribu," lanjut Yani.

Mango Thai Ine tersedia di pesan antar online dengan nama "Mango Thai dan Jus Buah Ine" atau dapat mengunjungi langsung di Jalan Rahwana 2 Nomor 20, Kecamatan Cibodas. Buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Pemesanan dapat dilakukan juga melalui WhatsApp di nomor 0857-1968-3931 atau Instagram @mango_thai_ine.

4. Pecel Madiun Dapoer 354

Dok. Pemkot Tangerang

Untuk mendapatkan makanan yang enak, tidak melulu didapatkan dengan harga yang mahal. Dengan harga yang murah pun, sudah dapat menikmati satu porsi makanan yang lezat, seperti pecel madiun di Dapoer 354.

Berlokasi di Pasar Bersih Plaza Shinta, Dapoer 354 menyajikan pecel madiun dan beragam kue serta jajanan pasar. Owner Dapoer 354, Nandar Pamungkas mengatakan, awal usahanya dimulai sejak 2016 saat ia memutuskan resign dari pekerjaannya . Lalu ia mencoba memulai usaha berjualan pecel, katering, dan nasi kotak bersama istrinya.

"Istri juga hobi untuk masak jadi kami coba untuk berjualan makanan. Pecel madiun juga kami pilih karena masuk di lidah banyak orang dan simpel. Alhamdulillah, sampai sekarang masih terus berlanjut," katanya.

Satu porsi pecel madiun Dapoer 354 sangatlah murah yaitu Rp8 ribu untuk paket ekonomis, sedangkan untuk paket lengkap seharga Rp12 ribu. Selain itu, aneka kue dan jajanan pasar dijual dengan harga Rp2 ribu hingga Rp3 ribu.

"Satu porsi ekonomis itu sudah ada bayam, kol, potongan tempe mendoan, sambal kacang, juga kerupuk. Lalu, untuk porsi paket lengkap ditambahkan telur. Jadi, sangat terjangkau sekali harganya," ujar Nandar.

Dapoer 354 beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Untuk pemesanan dapat menghubungi WhatsApp di nomor 081229786268.

5. Sambal Bakar Oishi

Dok. Pemkot Tangerang

Kuliner sambal bakar menjadi trend di Kota Tangerang. Tak heran banyak yang menjual makanan dengan ciri khas sambal yang dibakar tersebut. Seperti Sambal Bakar Oishi, yang berlokasi di area Join Kopi, Jalan Hos Cokroaminoto Nomor 1 (Sebrang Masjid Al Madinah) Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Owner Sambal Bakar Oishi, Fairus Nabilah, menerangkan ketertarikannya membuka usaha sambal bakar karena melihat penyajiannya yang menarik dan banyak yang menyukainya. Akhirnya pada tahun 2021, ia membuka Sambal Bakar Oishi yang dibuatnya sendiri dengan konsep street food.

"Sambal bakar memiliki ciri khas unik yaitu sambal yang dibakar di wadah kuali tanah liat. Sehingga menciptakan aroma yang menggugah selera. Tentunya sambal bakar yang saya buat memiliki rasa yang berbeda, karena merupakan resep yang saya buat sendiri," terangnya.

Nabilah juga mengungkapkan terdapat banyak pilihan makanan dari mulai ayam, ikan nila, kulit ayam, ati ampela, dengan menu tambahan seperti tahu, tempe, cumi, ikan asin, petai, serta pilihan sambal merah dan ijo.

"Yang paling best seller adalah ayam paha/dada, serta kulit ayam yang krispi. Semuanya dibandrol sangat terjangkau mulai dari Rp3 ribu sampai Rp27 ribu," lanjutnya.

Tak hanya itu, Sambal Bakar Oishi juga dapat menerima pemesanan paket lengkap untuk berbagai acara. Dengan memesan terlebih dahulu melalui WhatsApp di nomor 0812-8769-9996. Pastinya akan selalu ada promo menarik di setiap hari spesial.

"Bagi warga Kota Tangerang dan sekitarnya yang ingin mencoba sambal bakar Oishi dengan rasa yang menggugah selera, bisa juga pesan melalui aplikasi Grab Food dengan nama Oishi Food Street," ucap Nabilah.

Sambal Bakar Oishi buka setiap hari pukul 17.00-24.00 wib. Informasi lainnya bisa mengunjungi Instagram @oishifoodstreet.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team