ilustrasi orang membaca dan menyaring informasi (pexels.com/Thirdman)
Berhadapan dengan beragam pilihan bisa menyebabkan seseorang ragu-ragu saat memilih satu. Menunda adalah langkah bijaksana, kamu jadi punya waktu untuk mencari informasi tambahan yang akan menghilangkan keraguan.
Misalnya, dengan berdiskusi dengan orang yang ahli atau berpengalaman, serta meneliti kembali asumsi apa saja yang mendasari keraguan hati dengan melihat fakta-fakta yang telah dikumpulkan.
Menunda bukan berarti sengaja mengulur waktu, namun demi ketepatan dan menyesuaikan tujuanmu. Dalam sesi menunda juga gak hanya diam, namun sambil bergerak dan berpikir yang mengarah pada solusinya.
Dengan begitu, kamu juga bertindak memastikan lagi bahwa ke depannya minim batu sandungan, di mana jika buru-buru dan malah keliru berpotensi menghambat proses maju, bahkan merusak segalanya.
Sekali lagi, ada situasi di mana harus mengambil keputusan gak saat itu juga, meski cenderung mendesak. Menunda sejenak juga bukan tindakan menghindar atau menyepelekan, namun sebagai strategi terbaik menghadapi situasi kompleks.
Teruslah jaga keseimbangan pikiran dan emosional, dan kembangkan kepekaan terhadap situasi yang memerlukan keputusan cepat dan yang butuh penundaan untuk mempertimbangkannya dulu. Hadapi situasi dengan rileks, buatlah keputusan dengan bijak, serta terbaik. Pertimbangkan matang-matang dengan pemikiran jernih. Jangan hanya mengandalkan perasaan, logika juga perlu dijalankan.