Sebagai manusia, terkadang orang menginginkan kehidupan berjalan sesuai dengan ekspektasi. Bahkan, bagi sebagian orang, kesempurnaan menjadi standar mutlak yang harus dicapai.
Apakah kamu termasuk dalam kelompok ini? Jika ya, kamu perlu memahami bahwa sebagai manusia, kamu juga tidak terlepas dari sisi kekurangan dan kelemahan. Mustahil jika standar kesempurnaan bisa tercapai secara penuh.
Tapi jika diperhatikan dengan lebih detail, orang-orang yang mampu menerima ketidaksempurnaan justru lebih mudah bahagia. Mereka mampu menjalani hidup dengan lebih rileks tanpa tertekan.
Tentu ini menjadi suatu hal yang harus dipertimbangkan kembali. Terdapat beberapa alasan mengapa orang yang mampu menerima ketidaksempurnaan justru bahagia. Berikut enam diantaranya.
