Tangerang, IDN Times - Penyakit asma adalah kondisi ketika saluran udara meradang, sempit dan membengkak, dan menghasilkan lendir berlebih sehingga menyulitkan bernapas. Asma bisa ringan atau bisa juga mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan serangan yang mengancam jiwa.
Asma biasanya dapat ditangani dengan inhaler penyelamatan untuk mengobati gejala dan pengendali inhaler yang mencegah gejala. Kasus yang parah mungkin membutuhkan inhaler yang berefek lebih lama yang menjaga saluran udara terbuka, serta steroid oral.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni menjelaskan, penyakit asma merupakan salah satu penyakit tidak menular kronis yang paling umum menyerang. Hingga saat ini penyakit asma hanya dapat dikontrol secara efektif dengan pengobatan yang tepat dan pola hidup yang sehat.
“Penyakit asma berupa inflamasi atau peradangan pada saluran napas yang disebabkan hipereaktivitas bronkus. Peradangan ini lantas menimbulkan gejala berupa sesak napas, rasa berat di dada, dan batuk terutama malam atau dini hari,” terangnya.
