Tangerang, IDN Times - Traveling atau bepergian bagi sebagian orang merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melepas penat setelah berkutat dengan kegiatan sehari-hari. Traveling pun biasanya dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari wisata kota, naik gunung, main di pantai, hingga wisata kuliner.
Namun, traveling juga biasanya membuat orang tidak mengontrol makan yang tinggi gula dan garam, hal tersebut tentunya meningkatkan resiko terkena berbagai macam penyakit, salah satunya diabetes.
Dokter Penyakit Dalam & Travel Health Expert Eka Hospital BSD, Rudy Kurniawan pun memberikan beberapa tips untuk tetap bisa traveling tanpa takut terkena diabetes.
"Memang saat ini, orang lebih gampang untuk memutuskan traveling ya. Terutama pasca-COVID-19, mungkin ada balas dendam atau bagaimana, karena tidak boleh travelling, lalu saat ini banyak promo juga, salah satu tujuan travelling adalah wisata kuliner, nah ini yang perlu jadi perhatian,"ungkap Rudy, Kamis (14/11/2024).
