Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
199 Ribu Pemudik Telah Menyeberang Dari Jawa ke Sumatra
Kendaraan pemudik tengah antre naik kapal di Pelabuhan Merak (Dok. Khaerul Anwar)
  • Sebanyak 199.011 pemudik menyeberang dari Jawa ke Sumatra sejak H-10 hingga H-7 Lebaran 2026, turun 1,9 persen dibanding tahun lalu menurut data PT ASDP Indonesia Ferry.
  • Pada H-7 Lebaran, pergerakan penumpang melonjak dengan 72.735 orang menyeberang dan kendaraan roda empat mendominasi total 17.067 unit yang meningkat 65,7 persen dari tahun sebelumnya.
  • Dari arah sebaliknya, 138.179 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa dengan total kendaraan 31.660 unit, menjadikan total arus dua arah mencapai 337.190 orang hingga H-7.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat ratusan ribu pemudik telah menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatra sejak H-10 hingga H-7 Lebaran 2026 melalui sejumlah pelabuhan penyeberangan di Provinsi Banten.

Direktur Utama Heru Widodo mengatakan, berdasarkan data Posko Merak yang meliputi Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra sejak H-10 hingga H-7 mencapai 199.011 orang. Jumlah tersebut tercatat turun 1,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 202.791 orang.

"Sementara itu, total kendaraan yang telah menyeberang pada periode H-10 hingga H-7 tercatat 49.026 unit, atau naik 5,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 46.393 unit," kata Heru, Minggu (15/3/2026).

1. Pergerakan penumpang di H-7 naik signifikan

Pemudik motor bersiap-siap menaiki kapal di Pelabuhan Ciwandan (Dok. Khaerul Anwar)

Meski secara kumulatif sedikit menurun, pergerakan penumpang pada H-7 Lebaran justru mengalami peningkatan signifikan.
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada 14 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat 164 trip kapal beroperasi di lintasan penyeberangan.

"Pada periode tersebut, total penumpang yang menyeberang mencapai 72.735 orang, atau naik 52,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 47.630 orang," katanya.

2. Kendaraan roda empat masih dominasi penyeberangan Jawa-Sumatra

Kendaraan pemudik tengah antre naik kapal di Pelabuhan Merak (Dok. Khaerul Anwar)

Berdadarkan data PT ASDP hingga H-7, kendaraan roda empat masih mendominasi volume penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatra pada arus mudik tahun ini.

Adapun rincian, kendaraan roda dua tercatat 2.756 unit, meningkat 30,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.115 unit.

Kemudian kendaraan roda empat mencapai 10.365 unit, atau naik 73,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 5.963 unit.

Untuk kendaraan logistik, truk yang menyeberang mencapai 3.352 unit, meningkat 95 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.719 unit, sedangkan bus tercatat 594 unit atau naik 17,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 505 unit.

"Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra pada H-7 mencapai 17.067 unit, meningkat 65,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 10.302 unit," katanya.

3. Arus dari Sumatra ke Jawa capai 138 ribu orang

Pemudik motor bersiap-siap menaiki kapal di Pelabuhan Ciwandan (Dok. Khaerul Anwar)

Di sisi lain, arus penyeberangan dari Sumatra menuju Jawa yang dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu juga menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi.

Tercatat sebanyak 138.179 penumpang telah menyeberang dari Sumatra ke Jawa sejak H-10 hingga H-7 Lebaran. Jumlah tersebut turun 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 146.426 orang.

Adapun total kendaraan yang menyeberang dari Sumatra ke Jawa pada periode yang sama mencapai 31.660 unit, atau naik 1,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 31.330 unit.

"Jika digabungkan dari kedua arah, maka total pemudik yang telah menyeberang di lintasan Jawa–Sumatra sejak H-10 hingga H-7 Lebaran 2026 mencapai 337.190 orang," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team