Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok. Istimewa/IDN Times
Dok. Istimewa/IDN Times

Intinya sih...

  • Berenang bersama rombongan saat arus ombak besar

  • Korban selamat dirawat di puskesmas

  • Besok pagi tim akan lanjutkan pencarian

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times — Dua santri terseret ombak saat berenang di Pantai Daplangu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (12/2/2026) sore. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara lainnya dalam pencarian tim SAR.

Korban selamat bernama Adip, sedangkan yang masih hilang Dafa Kurniawan, sama-sama berusia 14 tahun. Keduanya datang bersama rombongan santri dari Pondok Assadilayah, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang.

1. Berenang bersama rombongan saat arus ombak besar

Kronologi kejadian bermula saat rombongan berjumlah 25 orang tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan satu mobil. Peristiwa terseretnya korban terjadi saat keduanya berenang sekitar pukul 15.30 WIB.

Warga setempat, Juned mengatakan, kondisi gelombang dan arus memang cukup kuat.

“Iya, korbannya ada dua orang, yang satu sudah diselamatkan, tapi satu lagi belum ketemu, masih dicari. Keadaan ombak lumayan deras karena (angin) barat, paling semeteran, cuma kalau di situ emang arusnya narik gitu,” kata Juned, Kamis (12/2/2026).

2. Korban selamat dirawat di puskesmas

Dok. Istimewa/Basarnas

Sementara itu, Kapolsek Sumur AKP Erwin Heryadi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan satu korban sudah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara lainnya dalam proses pencarian.

“Korban bernama Dafa belum ditemukan, dan korban Adip ditemukan di pesisir dalam keadaan selamat. Kini sedang dirawat di Puskesmas," katanya.

3. Besok pagi tim akan lanjutkan pencarian

Dok. Istimewa/IDN Times

Sedangkan satu orang yang bernama Dafa hingga pukul 22. 30 WIB belum ditemukan. Sementara waktu, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi.

"Untuk yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian tim gabungan,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team