Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ciantir Lebak, 1 Tewas
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

  • Empat wisatawan asal Pandeglang terseret ombak saat berenang di Pantai Ciantir, Lebak, dan satu di antaranya meninggal dunia setelah sempat dirawat di puskesmas.
  • Peristiwa terjadi ketika empat dari rombongan 14 orang nekat berenang di zona berbahaya meski sudah ada rambu larangan dan imbauan dari petugas lifeguard.
  • Petugas lifeguard bersama relawan berhasil mengevakuasi seluruh korban, namun satu korban bernama Hafiz (20) meninggal dunia dalam penanganan medis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times — Empat wisatawan asal Kabupaten Pandeglang terseret ombak saat berenang di Pantai Ciantir. Satu orang di antaranya meninggal dunia saat menjalani perawatan di puskesmas.

“Benar, korban bernama Hafiz (20) warga Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, meninggal saat menjalani perawatan di puskesmas,” kata Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma pada Jumat (27/3/2026).

1. Korban berenang di zona berbahaya

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Erwin menjelaskan, peristiwa bermula saat rombongan wisatawan berjumlah 14 orang berkunjung ke Pantai Ciantir. Dari jumlah tersebut, empat orang berenang di area yang termasuk zona berbahaya. Padahal, di lokasi sudah terdapat rambu peringatan larangan berenang.

“Sebelum kejadian, petugas lifeguard telah memberikan imbauan dan arahan kepada para wisatawan agar tidak berenang di area berbahaya tersebut. Namun, imbauan dari petugas diabaikan oleh korban,” ujarnya.

2. Korban meninggal saat dalam penanganan di puskesmas

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Tak lama setelah itu, keempat wisatawan terseret ombak. Petugas lifeguard bersama relawan kemudian melakukan upaya penyelamatan.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi pada saat kejadian. Namun, satu orang korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di puskesmas,” ucapnya.

Editorial Team