Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ade Sumardi Minta Hasbi–Amir Akhiri Konflik Dan Buang Ego Pribadi
Ketua DPD PDI-P Banten, Ade Sumardi (IDN Times/Muhamad Iqbal)
  • Ade Sumardi meminta Bupati Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah mengesampingkan ego pribadi demi menjaga soliditas pemerintahan dan fokus pada amanah rakyat Lebak.
  • PDIP melalui Ade siap memfasilitasi mediasi antara Hasbi dan Amir agar hubungan keduanya kembali harmonis demi kelancaran pembangunan daerah.
  • Ade menegaskan konflik harus segera diselesaikan tanpa saling menyalahkan, karena masyarakat Lebak membutuhkan pemimpin yang kompak untuk menata daerah lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Banten Ade Sumardi angkat bicara terkait konflik antara Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah. Ade, yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Lebak itu mengaku telah memerintahkan jajaran partai di tingkat daerah untuk segera mengambil langkah mediasi.

Ia menyebut Hasbi sebagai kader PDIP yang harus menjaga soliditas pemerintahan bersama wakilnya. “Saya sudah perintahkan Ketua DPC PDIP Lebak untuk menghubungi mereka berdua, baik Pak Bupati maupun Pak Wakil Bupati. Intinya untuk mendamaikan. Saya tidak tahu siapa yang salah atau benar, itu bukan soal,” kata Ade saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

1. Ade mengingatkan Hasbi dan Amir agar bisa mengesampingkan ego masing-masing

Hasbi Jayabaya (Dok. DPR RI)

Menurutnya, ketika seseorang sudah menduduki jabatan publik, maka kepentingan pribadi harus dikesampingkan. Ia menekankan jabatan kepala daerah adalah amanah rakyat, bukan milik individu. "Kita harus fokus pada janji-janji politik kepada masyarakat. Ego pribadi harus selesai, yang ada adalah kerja tim yang utuh untuk rakyat,” katanya.

Ade juga meminta kedua pimpinan daerah tersebut untuk mengingat kembali komitmen mereka saat mencalonkan diri, yakni membangun dan mensejahterakan masyarakat Lebak.

“Makanya saya perintahkan Ketua DPC untuk mempertemukan mereka agar solid kembali. Karena rakyat butuh pemimpin yang kompak untuk membangun daerah,” katanya.

2. PDIP siap fasilitasi mediasi Hasbi dan Amir

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah angkat bicara usai disinggung Hasbi soal status eks napi (Dok. Tangkapan layar video/Rohman)

Ade memastikan, sebagai partai pengusung PDIP akan memfasilitasi pertemuan antara Hasbi dan Amir guna meredam konflik yang terjadi. “Kami akan undang mereka berdua agar solid. Rakyat butuh pembangunan, dan itu tidak mungkin tercapai tanpa kekompakan pemimpinnya,” ujarnya.

Ia mengibaratkan hubungan bupati dan wakil bupati seperti suami istri dalam rumah tangga yang harus saling mendukung demi kepentingan bersama.

“Kalau suami istri bertengkar, yang susah anaknya, dalam hal ini rakyat. Jadi ego harus dibuang, yang ada hanya bagaimana membangun ‘rumah tangga’ yang baik,” kata Ade.

3. Dia meminta konflik segera disudahi

Bupati Lebak Hasbi Jayabayasaat keluar kantor Gubernur Banten (Dok. Tangkapan layar video/Khaerul Anwar)

Ade menegaskan dirinya tidak ingin menyalahkan salah satu pihak. Namun ia meminta konflik tersebut segera diakhiri demi kepentingan masyarakat luas. “Ini tidak bisa dibiarkan masing-masing merasa paling benar. Mereka sudah diberi amanah oleh rakyat Lebak. Harapan masyarakat ada di pundak Pak Hasbi dan Pak Amir,” ucapnya.

Ia pun kembali menegaskan instruksinya kepada DPC PDIP Lebak untuk segera mempertemukan keduanya.
“Sudah harus clear, beres. Fokus bagaimana menata Lebak menjadi lebih baik. Itu yang utama,” katanya.

Editorial Team