Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aprindo Santai Soal Pernyataan Mendes Tak Lagi Beri Izin Minimarket
Solihin, Ketua Aprindo (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Ketua Aprindo, Solihin, menanggapi santai rencana Menteri Desa yang ingin menghentikan izin minimarket di desa setelah hadirnya Koperasi Desa Merah Putih.
  • Ia menegaskan anggota Aprindo selalu bermusyawarah dengan warga sebelum ekspansi dan yakin keberadaan retail tidak mengancam UMKM lokal.
  • Solihin menyebut belum ada komunikasi resmi dengan Kementerian Desa, namun memastikan bisnis retail tetap berjalan normal sesuai aturan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo), Solihin, menanggapi santai pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto yang bakal menghentikan izin pembukaan minimarket di desa-desa setelah adanya Koperasi Desa Merah Putih. Solihin menyebut, hingga kini pembukaan retail anggotanya masih berjalan dengan baik.

"Saya menganggap siapapun boleh berbisnis, anggota Aprindo selalu menjalankan aturan yang berlaku dalam melakukan ekspansi," kata Solihin di Alfamart Drive Thru Alam Sutera, Kamis (26/2/2026).

1. Solihin klaim pengusaha retail selalu bermusyawarah dengan warga setempat

ilustrasi Alfamart (commons.wikimedia.org)

Solihin mengungkapkan, seluruh anggota Aprindo yang merupakan pengusaha retail selalu melakukan musyawarah terlebih dahulu sebelum melakukan ekspansi dengan warga sekitar. Ia meyakini, adanya retail di desa-desa tak membuat UMKM dan masyarakat setempat tersaingi.

"Anggota Aprindo di seluruh Indonesia yang memiliki 90 ribu lebih gerai saat melakukan ekspansi di daerah selalu taat dengan aturan masing-masing daerah," ungkap Solihin.

2. Solihin juga masih optimis retail minimarket masih bisa ekspansi

ilustrasi minimarket (unsplash.com/Khuc Le Thanh Danh)

Solihin yang juga menjabat sebagai Corporate Affairs Director Alfamart meyakini bahwa retail minimarket yang dikelolanya tersebut masih bisa memenuhi target pembukaan 800 gerai baru di tahun 2026 ini.

"Kalau kita melihat kenyataannya saja, karena selama ini sebelum mengajukan perizinan ke kelurahan, kecamatan, hingga dinas, kami selalu meminta izin terlebih dahulu ke masyarakat dan mendengar pendapat masyarakat," ungkapnya.

3. Aprindo belum berkomunikasi dengan Kementerian Desa maupun Koperasi

Mendes PDT Yandri Susanto meminta izin minimarket baru disetop demi Koperasi Merah Putih. (Dok. Kemendes PDT).

Solihin pun mengaku belum berkomunikasi dengan Kementerian Desa dan Koperasi perihal adanya pernyataan tersebut. Namun, ia memastikan situasi bisnis dari retail akan tetap berjalan.

"Kami berjalan seperti biasa saja," pungkasnya.

Editorial Team