Banjir di Kabupaten Tangerang (dok. Pemkab Tangerang)
Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan logistik dan makanan kepada 13.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir di 20 wilayah kecamatan. Bantuan tersebut didistribusikan setelah tim asesmen diterjunkan ke lokasi terdampak untuk memetakan kebutuhan mendesak para pengungsi dan warga.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinsos Kabupaten Tangerang, Sugih Suryagalih, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penanganan banjir. Bantuan ini menjadi prioritas utama untuk mengatasi dampak langsung dari bencana alam yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan sungai.
Dinsos Kabupaten Tangerang fokus menyediakan bantuan logistik pangan yang krusial bagi warga terdampak banjir. Bantuan ini mencakup komoditas dasar seperti beras, sarden, mie instan, biskuit, dan minyak goreng. Distribusi dilakukan secara langsung ke posko pengungsian dan juga kepada setiap keluarga yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Secara rinci, bantuan yang telah disalurkan meliputi 1.970 karung beras, 1.637 kaleng sarden, 1.786 bungkus biskuit, dan 536 dus mie instan. Selain bahan makanan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendistribusikan perlengkapan penting untuk pos pengungsian. Item-item tersebut meliputi tenda, kasur lipat, selimut, terpal, serta pampers untuk bayi dan lansia. Ketersediaan perlengkapan ini sangat vital untuk kenyamanan dan kesehatan para pengungsi.
"Pemenuhan kebutuhan logistik pangan dan sandang adalah prioritas utama selama masa darurat bencana. Dinsos terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan dukungan logistik berkelanjutan," jelasnya.