Serang, IDN Times — Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyebaran hantavirus di kawasan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menyusul ditemukannya satu kasus hantavirus di Banten pada 2025 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, penguatan pengawasan dilakukan di pintu masuk internasional, melalui Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soekarno-Hatta serta Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banten.
“Kemudian kewaspadaan terhadap suspek hantavirus ditingkatkan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan serta rumah sakit sentinel penyakit infeksi emerging yang ada di Banten,” kata Ati, Rabu (13/5/2026).
