Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi selimut dari kain sarung (pexels.com/StockSnap)
ilustrasi selimut dari kain sarung (pexels.com/StockSnap)

Intinya sih...

  • Belanja sarung BHS senilai Rp1 miliar untuk program Safari Ramadan

  • Sarung dijadikan suvenir dalam kegiatan rutin setiap tahun dan diberikan kepada tokoh masyarakat serta pemuka agama

  • Pengadaan kain sarung bersamaan dengan mukena, total anggaran mencapai Rp2.025.000.000

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Sekretariat Daerah menganggarkan belanja suvenir berupa sarung merek BHS Classic senilai Rp1 miliar pada tahun anggaran 2025.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tangsel, Rizkiyah, membenarkan adanya pengadaan tersebut. Ia menyebut, belanja sarung BHS kembali dilakukan pada tahun anggaran 2026, tapi dengan jumlah lebih kecil.

“Tahun ini ada, tapi nggak banyak. Sama e-katalog juga, seperempat dari tahun lalu. Banyak efisiensi,” ujar Rizkiyah, dikutip Jumat (13/2/2026).

1. Digunakan untuk program Safari Ramadan

ilustrasi kain sarung (pexels.com/Kenza Benaouda)

Menurutnya, sarung dijadikan suvenir dalam kegiatan Safari Ramadan yang rutin digelar setiap tahun. Ia menilai pemberian cendera mata kepada tokoh masyarakat dan pemuka agama merupakan bagian dari etika kegiatan tersebut.

“Dalam hal Safari Ramadan, kita bertemu para tokoh, rasanya tidak elok apabila tidak ada yang bisa diberikan. Jadi sifatnya sekalian Safari Ramadan pimpinan,” katanya.

2. Pengadaan kain sarung tersebut bersamaan dengan mukena

ilustrasi wanita mengenakan mukena (freepik.com/fadfebrian)

Berdasarkan laman e-katalog Pemkot Tangsel, pengadaan sarung BHS tersebut satu paket dengan mukena dan suvenir atau cendera mata untuk fasilitasi Safari Ramadan dengan total anggaran mencapai Rp2.025.000.000.

Sementara hingga berita ini ditulis, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp .

Editorial Team