Tangerang Selatan, IDN Times – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, merespons sejumlah kritikan yang menyoroti persoalan sampah di Tangsel. Ia menilai kritik dan kegelisahan publik sebagai pengingat sekaligus energi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembenahan tata kelola sampah.
Benyamin menegaskan, seluruh tuntutan mahasiswa menjadi masukan penting bagi Pemkot Tangsel. Saat ini, pemerintah daerah telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja dengan melibatkan satuan tugas lintas sektor.
“Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta warga. Kritik ini adalah energi bagi kami. Kami tidak tinggal diam; saat ini tim Satgas sedang bekerja di lapangan dalam kerangka program 100 hari untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang telantar di ruang publik,” ujar Benyamin di Balai Kota Tangsel, Minggu (11/1/2026).
