Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berantas Sipir Nakal, 100 Petugas Lapas Pemuda Tangerang Dites Urin
Petugas Lapas Pemuda Kelas IIA menjalani tes urin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Sebanyak 100 petugas Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menjalani tes urin oleh BNN Kota Tangerang untuk memastikan lingkungan kerja bebas dari handphone ilegal, pungli, dan narkoba.
  • Hasil tes menunjukkan seluruh petugas negatif narkoba, sementara Kalapas menegaskan tidak ada toleransi bagi pegawai yang terlibat penyelundupan atau penyalahgunaan barang terlarang.
  • Selain tes urin, dilakukan razia gabungan di tujuh aula hunian dengan hasil penyitaan sembilan handphone dan sejumlah barang terlarang demi memperketat pengawasan di dalam lapas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Sebanyak 100 petugas lembaga permasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang menjalani tes urine yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Jumat (8/5/2026).

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil mengungkapkan, tes narkoba dilakukan untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR).

"ni menindaklanjuti instruksi Bapak Menteri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang meminta praktik peredaran narkoba, pungli, judi online serta penipuan dilarang tegas bagi seluruh insan lapas maupun rutan," kata Fadil.

1. Kalapas memastikan tak ada toleransi yang terlibat narkoba

Petugas gabungan merazia kamar narapidana di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Diketahui, dari tes urin tersebut, tidak ditemukan adanya hasil positif. Fadil mengungkapkan, dirinya memastikan tidak akan menoleransi jajarannya yang terlibat narkoba. Apalagi, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto telah memastikan ada sekitar 300 pegawai pemasyarakatan yang telah menjalani sanksi disiplin karena terlibat peredaran narkoba hingga pungutan liar di lapas.

"Saya tidak akan mentolerir apabila terdapat jajaran yang terlibat dalam penyelundupan handphone, pungutan liar, dan penyalahgunaan narkotika,” katanya.

2. Sipir menjadi kunci agar peredaran narkoba di lapas tak terjadi

Petugas gabungan merazia kamar narapidana di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Fadil menambahkan, tindakan konkret dan berkelanjutan dalam menindak peredaran barang ilegal di dalam lapas diperlukan. Pasalnya, integritas tidak hanya dilakukan lewat komitmen lisan, namun perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

Oleh karena itu seluruh petugas mulai dari regu pengamanan sampai pegawai staff diminta meningkatkan kontrol, memperketat pengawasan, serta bertindak tegas terhadap setiap potensi pelanggaran.

"Petugas keamanan tentu menjadi kunci karena langsung berhadapan dengan warga binaan selama 24 jam non stop dan saya pastikan kami selalu berkomitmen untuk tidak memberi ruang kepada hal-hal tersebut," ujarnya.

3. Petugas gabungan razia kamar warga binaan

Petugas gabungan merazia kamar narapidana di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Selain tes urin, Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Polsek Tangerang, Koramil 01 Tangerang, dan BNN Kota Tangerang juga melakukan razia gabungan bersama Polsek Tangerang dan Koramil 01 Tangerang pada 7 aula hunian yang dihuni 1.029 warga binaan. Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan 9 unit handphone serta sejumlah barang terlarang lainnya yang tidak diperkenankan berada di dalam hunian.

"Tidak akan ada toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam praktik penyelundupan handphone, pungutan liar, maupun penyalahgunaan narkotika," jelasnya.

Editorial Team