Tangerang Selatan, IDN Times - Kasus bullying atau perundungan siswa di SMA Binus Serpong masih menjadi sorotan. Korban perundungan sempat dibawa ke rumah sakit karena menderita luka bakar.
Tak hanya fisik, perundungan juga biasanya mempengaruhi kejiwaan anak. Orangtua pun harus semakin peka dengan kondisi anak-anaknya, terutama terkait perundungan. Lantas seperti apa ciri-ciri anak yang terkena bullying?
Praktisi kesehatan masyarakat, Reisa Broto Asmoro menjelaskan sejumlah ciri-ciri yang bisa menjadi panduan orangtua dalam mengidentifikasi, apakah sang anak menjadi korban bullying atau tidak.
"Orang tua perlu paham kondisi emosi anak yang mengalami perundungan," kata dia, seperti dikutip dari Antara, Selasa (27/2/2024).
Reisa menegaskan, perundungan adalah sebuah masalah yang kompleks sehingga dibutuhkan penyelesaian yang menyeluruh, yang meliputi semua aspek kehidupan sosial si anak, mulai dari lingkaran pertemanannya, keluarga, sekolah, bahkan masyarakat.
"Tidak ada seorang pun yang pantas di-bully, dan tidak ada seorang pun yang boleh berdiam diri membiarkan hal itu terjadi, karena anak tuh nggak semuanya bisa terbuka," ujar Reisa.
Dia menjelaskan bahwa anak-anak, terutama remaja, adalah kelompok usia di mana perundungan rentan terjadi. Oleh karena itu, meski anak sudah remaja, orangtua tetap perlu memperhatikan.
