Serang, IDN Times – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat banjir melanda lima kecamatan akibat cuaca ekstrem dan hujan deras. Selain banjir, empat rumah roboh serta sejumlah pohon tumbang di beberapa titik wilayah.
“BPBD Kota Serang melaporkan sejumlah kejadian bencana yang dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di beberapa kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, Senin (12/1/2026).
Cuaca Ekstrem, 5 Kecamatan di Kota Serang Dikepung Banjir

Intinya sih...
BPBD Kota Serang evakuasi warga terdampak ke daerah aman
Kota Serang masih diguyur hujan, warga diimbau tetap waspada
Terdapat 9 titik banjir di lima kecamatan di Kota Serang
1. BPBD mengevakuasi warga terdampak ke daerah aman
Diat menjelaskan, BPBD terus memantau kondisi cuaca dengan berkoordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, Diat menjelaskan, petugas juga mengevakuasi warga terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman. "Kami juga melakukan pendataan dan asesmen terhadap rumah roboh serta warga terdampak,” ujarnya.
Petugas juga menangani pohon tumbang sehingga tidak menghalangi akses jalan.
2. Kota Serang masih diguyur hujan, warga diimbau tetap waspada
BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi. Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan.
“Bagi warga di daerah rawan banjir dan longsor agar selalu berhati-hati. Pengguna jalan juga diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang,” katanya.
3. Terdapat 9 titik banjir di lima kecamatan
Berdasarkan data BPBD, terdapat 9 titik banjir yang tersebar di lima kecamatan di Kota Serang, yakni:
Kecamatan Curug
Kelurahan Pulo (tinggi muka air/TMA: 105 centimeter (cm): 5 rumah dan 20 jiwa terdampak, masih menggenang
Jalan Raya Petir (Jembatan 2): akses jalan terganggu, berangsur surut
Kecamatan Cipocok Jaya
Kompleks Citra Gading (TMA 80 cm): 60 rumah dan 160 jiwa terdampak, berangsur surut
Kelurahan Lebak (TMA 30–50 cm): 32 rumah, 70 jiwa, serta Ponpes Riyadul Barokah terdampak, masih menggenang
Kelurahan Munjul Jaya (TMA 80 cm): 14 rumah dan 70 jiwa terdampak, masih menggenang
Kompleks Grand Sutera Panancangan (TMA 40 cm): 140 rumah dan 300 jiwa terdampak, 30 jiwa mengungsi, masih menggenang
Kecamatan Serang
Kebaharan Al-Amin (TMA 80 cm): 50 rumah dan 250 jiwa terdampak, sudah surut
Kecamatan Kasemen
Kelurahan Kendal (TMA 60 cm): 59 rumah dan 240 jiwa terdampak, masih menggenang
Kecamatan Walantaka
Kompleks Grand Sutera Teritih (TMA 80 cm): 125 rumah dan 170 jiwa terdampak, 20 jiwa mengungsi, masih menggenang