Tangerang Selatan, IDN Times – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah menyusul terbitnya Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI tentang kewaspadaan penyakit tersebut pada akhir Januari 2026.
Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik yang ditularkan dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah sebagai reservoir alami. Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung, perantara hewan seperti babi, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, hingga kontak erat antar manusia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Nipah di wilayah Tangsel. Meski begitu, pihaknya tetap meningkatkan sistem kewaspadaan dini dan respons untuk mendeteksi gejala suspek sejak awal.
“Per 3 Februari 2026, belum ada laporan kasus Virus Nipah di Tangerang Selatan. Namun, kami terus memperkuat pemantauan terhadap kasus infeksi saluran pernapasan, pneumonia, hingga gangguan saraf yang berpotensi terkait,” ujar Allin dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
