Tangerang, IDN Times - Pemerintah didorong untuk tidak hanya mengandalkan kebijakan diskon tiket pesawat musiman menjelang hari raya besar, tetapi juga mulai memposisikan transportasi udara sebagai bagian dari sistem transportasi massal nasional. Langkah tersebut dinilai lebih adil dan berkelanjutan, mengingat karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi mengungkapkan, transportasi udara kini bukan lagi layanan premium, melainkan kebutuhan dasar, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan. Namun demikian, Teguh menilai kebijakan diskon tarif yang bersifat musiman belum cukup menjawab persoalan struktural tingginya harga tiket pesawat.
“Stimulus musiman tepat sebagai solusi jangka pendek, tetapi ke depan diperlukan reformasi menyeluruh, mulai dari efisiensi biaya operasional maskapai, peninjauan harga avtur, pajak, airport charges, hingga penguatan armada nasional dan manajemen bandara,” ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (4/2/2026).
