Tangerang, IDN Times – Sejumlah guru yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang mengadukan persoalan kesejahteraan hingga status kerja mereka ke DPRD Kabupaten Tangerang.
Para guru madrasah swasta itu mengaku masih mengalami kesenjangan perhatian dibanding tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan-- termasuk soal penghasilan yang dinilai jauh dari layak.
Ketua PGMM Kabupaten Tangerang, Nanan mengatakan, guru madrasah selama ini masih menghadapi minimnya perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah. Menurut dia, kondisi tersebut membuat banyak guru madrasah swasta harus bertahan hidup dengan penghasilan yang sangat kecil.
“Kami menyampaikan aspirasi untuk guru-guru madrasah swasta se-Kabupaten Tangerang, bahkan se-nasional. Isu yang kami usung, yaitu kesejahteraan dan diskriminasi yang selama ini dirasakan guru madrasah,” kata Nanan, Selasa (12/5/2026).
Ia menilai, peran guru madrasah dalam pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat belum diimbangi dengan kebijakan yang berpihak kepada mereka.
