Ilustrasi penumpang di Bandara Soetta di masa Lebaran 2026 (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Budi menuturkan, terdapat sekitar 250 ribu bagasi per harinya yang ditangani oleh petugas IAS di lapangan di Bandara Soetta saja. Hal tersebut, kata Budi membuat pihaknya telah memetakan titik-titik kritis untuk layanan utama.
"Mulai dari penumpang departure sama arrival itu sudah kami petakan titik-titik kritisnya di mana, kemudian kami sudah tetapkan juga antisipasi-antisipasinya," ungkapnya.
Budi mengungkapkan, pihaknya menetapkan 35 bandara yang disiagakan selama musim angkutan Lebaran 2026 ini. Meskipun, seperti musim Lebaran tahun sebelumnya, pergerakan penumpang terbesar ada di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sultan Hasanudin, Makassar.
"Kalau penumpang memang naiknya sekitar 17 persen dibanding yang tahun yang kemarin, tapi kami lihat memang, untuk tahun ini ada kemungkinan kenaikan yang lebih, kalau dilihat dari sisi permintaan maskapai untuk penambahan penumpang," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga bakal mengantisipasi antrean toilet di bandara yang biasanya menjadi tujuan favorit. Salah satunya juga dengan memanfaatkan teknologi yang bisa memprediksi datangnya penumpang di jam-jam sibuk.
"Saat jam-jam sibuk, kami tambah petugas di toilet terdekat dari pintu kedatangan, selain untuk mempercepat pembersihan juga memberikan informasi ke penumpang mengenai adanya toilet terdekat lainnya agar bisa terbagi," tuturnya.