Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kabel Sinyal DIcuri, KRL Lintas Daru–Parung Panjang Terganggu
Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

  • Pencurian kabel perangkat keselamatan di lintas Daru–Parungpanjang menyebabkan gangguan sistem pendeteksi perjalanan kereta pada Jumat dini hari.
  • Sebanyak delapan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan total 28 menit sebelum gangguan dinyatakan normal kembali pukul 07.05 WIB.
  • KAI Daop 1 mengimbau masyarakat menjaga fasilitas perkeretaapian dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi keamanan serta keselamatan perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times – Aksi vandalisme berupa pencurian kabel perangkat keselamatan kereta api terjadi di lintas Daru–Parungpanjang pada Jumat (8/5/2026) dini hari. Peristiwa itu menyebabkan gangguan pada sistem pendeteksi perjalanan kereta dan berdampak terhadap operasional perjalanan Commuter Line.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ditemukan adanya pencurian kabel counting head axle counter oleh orang tidak dikenal di Km 50+5/6 pada lintas Daru–Parungpanjang,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Pencurian terjadi pada perangkat axle counter di Km 50+5/6 lintas Daru–Parungpanjang. mengatakan laporan awal diterima dari PPKA Stasiun Daru sekitar pukul 01.38 WIB.

1. Enam zona perangkat terdampak

KRL baru produksi PT. INKA (Dok. PT KCI)

Dari hasil penelusuran, petugas menemukan tiga titik lokasi pencurian dengan total enam zona perangkat axle counter terdampak. Perangkat tersebut merupakan bagian penting dari sistem keselamatan perjalanan kereta karena berfungsi mendeteksi keberadaan rangkaian kereta di jalur rel.

KAI Daop 1 kemudian menerjunkan tim teknis untuk melakukan perbaikan dan penggantian perangkat yang hilang. “Pada pukul 07.05 WIB, seluruh gangguan dinyatakan normal kembali setelah dilakukan penggantian counting head,” katanya.

2. Delapan perjalanan Commuter Line terlambat

Pengguna KRL Bergeser Selama Ramadan, Jam Sibuk Pagi Maju Lebih Awal (Dok. KAI Commuter)

Akibat kejadian tersebut, sebanyak delapan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan dengan total andil keterlambatan mencapai 28 menit.

KAI Daop 1 menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa kereta yang terdampak gangguan operasional tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta akibat aksi vandalisme ini,” ujar Franoto.

3. KAI mengajak masyarakat jaga fasilitas kereta

Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Franoto menegaskan aksi vandalisme terhadap perangkat perkeretaapian tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

“Perangkat persinyalan dan sistem pendukung operasional di jalur rel merupakan bagian vital dari sistem keselamatan perjalanan kereta api,” katanya.

KAI Daop 1 juga mengimbau masyarakat segera melapor kepada petugas atau aparat setempat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel dan fasilitas perkeretaapian.

Selain meningkatkan patroli rutin, KAI menyebut koordinasi dengan aparat kewilayahan juga terus dilakukan guna menjaga keamanan aset perkeretaapian dan keselamatan perjalanan kereta api.

Editorial Team