Basarnas saat melakukan evakuasi awak kapal (Dok. Basarnas Banten)
Rizky menyampaikan, hingga hari pertama operasi, total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 31 orang. Sebanyak 28 orang berhasil diselamatkan, satu orang meninggal dunia, dan dua orang masih dinyatakan dalam pencarian.
“Operasi SAR terus dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Kami berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” katanya melalui siaran pers.
Peristiwa kebakaran terjadi di sekitar Pulau Ular pada koordinat 5°57'5.40"S - 105°54'32.82"E. Para korban selamat terdiri dari nakhoda, perwira kapal, serta ABK yang berhasil dievakuasi oleh unsur SAR gabungan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Andi alias Ombor, ABK asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. "Sementara dua ABK lainnya yang masih dalam pencarian adalah Rendi dan Ahmad," katanya.