Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi melawan kekerasan seksual (commons.wikimedia.org/Anzimatta666)
Ilustrasi melawan kekerasan seksual (commons.wikimedia.org/Anzimatta666)

Intinya sih...

  • Korban awalnya diminta menghadap ke ruangan manajer. Namun, sesampainya di dalam ruangan, pintu dikunci dan dugaan pelecehan seksual pun terjadi.

  • Kasus itu terungkap setelah orang tua korban merasa curiga karena korban mengurung diri di kamar selama dua hari sepulang kerja. Korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya.

  • Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan hingga kini tidak berani kembali bekerja. Kondisi kesehatannya juga menurun.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang IDN Times – Seorang perempuan yang bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh atasannya sendiri.

Paman korban, Amir, mengatakan terduga pelaku merupakan seorang manajer di perusahaan tempat korban bekerja. Peristiwa itu diduga terjadi saat korban dipanggil ke ruang kerja manajer tersebut.

“Pelakunya atasannya, sebagai manajer,” kata Amir, Sabtu (25/1/2026).

1. Korban dilecehkan di ruangan terduga pelaku

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut Amir, korban awalnya diminta menghadap ke ruangan manajer. Namun, sesampainya di dalam ruangan, pintu dikunci dan dugaan pelecehan seksual pun terjadi.

“Dia dipanggil ke ruangan, ruangan langsung dikunci, langsung terjadi di ruangan manajer tersebut,” ujarnya.

2. Terungkap setelah mengurung 2 hari di kamar

ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/freepik)

Kasus itu terungkap setelah orang tua korban merasa curiga karena korban mengurung diri di kamar selama dua hari sepulang kerja. Setelah ditanya oleh keluarganya, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya.

“Pas pulang kerja ponakan saya mengurung diri di kamar, dua hari nangis. Ditegur sama bapaknya, setelah itu baru cerita,” kata Amir.

3. Korban alamai trauma dan tidak berani bekerja

Ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com/RosZie)

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan hingga kini tidak berani kembali bekerja. Kondisi kesehatannya juga menurun sehingga sempat mendapatkan perawatan medis.

“Sampai sekarang nggak masuk kerja. Bahkan kemarin sempat dirawat karena kondisi fisik dan psikisnya drop,” ujarnya.

Pihak keluarga telah melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polres Pandeglang dan berharap kasus ini segera diusut tuntas. “Sudah laporan ke Polres,” kata Amir.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Widianto, membenarkan telah menerima laporan dari pihak korban dan menyatakan laporan tersebut akan ditindaklanjuti. “Baru laporan pengaduan, sudah kami terima,” ujarnya.

Editorial Team