Pemakaman Capt. Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang, Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Saat ditanya mengenai kenangan terakhir, Djarot menuturkan, mendiang sempat berkomentar aktif di grup chat WhatsApp angkatan alumni sekolah penerbangan. Mendiang pun saling bertegur sapa dengan teman-teman sejawat lainnya bahkan juga melalui Video Call yang membahas soal penerbangan.
"Tidak terbesit dia akan meninggalkan. Insyaallah beliau gugur dalam jalankan tugas, beliau syahid," ungkapnya.
Diketahui, pemakaman dari jenazah Pilot ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, Captain Andy Dahananto yang terlibat kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dilakukan dengan upacara pelepasan resmi dari pegawai Dirjen PSDKP, Kementerian KKP. Diketahui, jenazah mendiang Capt. Andy dimakamkan di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Pantauan IDN Times di lokasi, saat mobil jenazah tiba, petugas dari Dirjen PSDKP langsung berbaris dan memberi penghormatan pada mendiang. Selanjutnya, peti jenazah yang telah diselimuti Bendera Merah Putih pun digotong ke liang lahat disaksikan para anggota keluarga.
Usai proses pemakaman selesai, keluarga dan kerabat pun lantas menaburkan air mawar dan bunga di atas pusara mendiang Capt. Andy. Istri dan anak-anak mendiang pun terlihat tegar dan tabah meski sesekali air mata terlihat menetes di pipi.
Para kerabat pun lantas satu persatu bergantian menyalami istri dan anak-anak mendiang sembari sesekali pelukan mendarat di pundak kerabat yang hadir.
"Terima kasih, ya sudah datang," kata anak pertama mendiang.