Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kendala LAA di Maja–Tigaraksa, KAI Commuter Rekayasa Operasi
Kendala LAA di Maja–Tigaraksa, KAI Commuter Rekayasa Operasi (Dok. KAI Commuter)

Intinya sih...

  • Rangkaian KRL Rangkasbitung hanya sampai Stasiun Tigaraksa

  • Operasi di lintas Maja–Tigaraksa menggunakan satu jalur dengan pembatasan kecepatan

  • KAI Commuter sampaikan permintaan maaf atas gangguan ini kepada pengguna

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi untuk menekan keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung akibat gangguan prasarana tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di lintas Stasiun Maja–Stasiun Tigaraksa, Kamis (22/1/2026).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar layanan kepada pengguna tetap berjalan meski terdapat kendala teknis di lintas tersebut.

“Hingga pukul 12.00 WIB, kami telah melakukan rekayasa pola operasi pada 19 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung serta melakukan satu pembatalan perjalanan,” ujar Karina dalam keterangannya.

1. Sejumlah rangkaian KRL dari Stasiun Rangkasbitung hanya sampai Stasiun Tigaraksa

Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Dalam rekayasa tersebut, sejumlah rangkaian Commuter Line Rangkasbitung hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Tigaraksa, lalu kembali menuju Stasiun Tanah Abang. Sementara itu, perjalanan di lintas Maja–Tigaraksa masih menggunakan satu jalur dengan pembatasan kecepatan demi menjaga keselamatan dan keamanan operasional.

KAI Commuter, kata Karina, terus berkoordinasi dengan PT KAI untuk menyelesaikan gangguan prasarana agar perjalanan kereta kembali normal. Informasi layanan juga terus disampaikan kepada pengguna melalui petugas di stasiun, di dalam kereta, serta kanal resmi KAI Commuter.

“Pengguna kami imbau untuk selalu memperhatikan informasi petugas, mengecek posisi kereta melalui aplikasi C-Access, serta memantau informasi terbaru di kanal resmi Commuter Line,” ujarnya.

2. KAI Commuter sampaikan permintaan maaf

Kendala LAA di Maja–Tigaraksa, KAI Commuter Rekayasa Operasi (Dok. KAI Commuter)

Selain itu, pengguna juga diminta tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat menunggu di peron dengan tidak melampaui garis aman dan tidak memaksakan diri naik ke dalam kereta jika kondisi sudah penuh.

“KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam penanganan kendala ini,” tutup Karina.

Editorial Team