Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kereta petani-penumpang mulai beroperasi di lintas Rangkasbitung-Merak (Dok. IDN Times/ndi)
Kereta petani-penumpang mulai beroperasi di lintas Rangkasbitung-Merak (Dok. IDN Times/ndi)

Intinya sih...

  • Setiap hari ada 14 perjalanan layanan Kereta Petani dan Pedagang

  • Pengguna ayanan KA ini diminta membuat kartu khusus

  • Jumlah pengguna meningkat dari 96 orang pada hari pertama menjadi 844 pengguna dalam tujuh hari pertama operasi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times - Layanan Kereta Petani dan Pedagang yang mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 menunjukkan tren positif. Dalam satu minggu pertama, jumlah penggunanya konsisten meningkat dan dinilai punya potensi besar menjadi solusi mobilitas ekonomi masyarakat di wilayah Banten.

Pada hari pertama beroperasi, volume pengguna tercatat 96 orang. Memasuki akhir minggu pertama, rata-rata harian naik menjadi 121 pengguna. Total keseluruhan dalam tujuh hari mencapai 844 pengguna.

“Secara rata-rata ada kenaikan sekitar 26 persen dibanding hari pertama. Sabtu, 6 Desember 2025 menjadi hari dengan pengguna tertinggi mencapai 140 orang” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Senin (8/12/2025).

1. Setiap harinya ada 14 perjalanan layanan Kereta Petani dan Pedagang

Hari Pertama Kereta Petani–Pedagang, 87 Pengguna Sudah Terlayani (Dok. DJKA Kemenhub)

Setiap hari KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan Kereta Petani dan Pedagang yang dirangkai dengan Commuter Line Merak. Karina menyebut Stasiun Cikeusal menjadi titik keberangkatan terbanyak dengan 287 pengguna, disusul Rangkasbitung (167 pengguna) dan Serang (119 pengguna).

Menurut Karina, pola penggunaan didominasi keberangkatan pagi hari untuk membawa komoditas ke pasar atau sentra perdagangan. Pada siang hari, penumpang biasanya kembali ke daerah asal usai aktivitas berdagang.

2. Pengguna ayanan KA ini diminta membuat kartu khusus

Kereta petani-penumpang mulai beroperasi di lintas Rangkasbitung-Merak (Dok. IDN Times/ndi)

Untuk memudahkan akses layanan, pengguna diimbau melakukan registrasi di loket stasiun guna mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang. Melalui kartu tersebut, pemiliknya dapat memesan tiket hingga H-7 dan masuk area ruang tunggu dua jam sebelum jadwal keberangkatan.

Karina juga mengingatkan bahwa seluruh pengguna wajib mematuhi aturan keselamatan dan kenyamanan selama berada di kereta. Informasi jadwal perjalanan Kereta Petani dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, media sosial @commuterline, atau pusat informasi 021-121.

Dengan tren positif di minggu pertama, layanan ini diharapkan semakin memperkuat pergerakan ekonomi masyarakat di wilayah operasional Commuter Line Merak.

Editorial Team