Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kereta Rangkasbitung–Merak Hanya Sampai Cilegon Saat Mudik Lebaran
Stasiun Maja Rangkasbitung (Dok. Iqbal IDN Times)
  • Pemerintah Provinsi Banten membatasi perjalanan kereta Rangkasbitung–Merak hanya sampai Stasiun Cilegon selama 13–20 Maret 2026 untuk mengurai kepadatan penumpang di kawasan Merak.
  • Penumpang yang ingin melanjutkan ke Krenceng dan Merak disediakan angkutan umum khusus agar tetap bisa mencapai tujuan tanpa hambatan selama masa mudik Lebaran.
  • Dishub Banten menyiapkan 19 titik pengawasan lalu lintas serta fasilitas pendukung di berbagai lokasi, termasuk Pelabuhan Ciwandan, guna menjaga kelancaran arus mudik dan wisata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times – Pemerintah Provinsi Banten menerapkan rekayasa perjalanan kereta api rute Rangkasbitung–Merak selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dalam periode tersebut, kereta api tidak akan berhenti di Stasiun Merak dan hanya beroperasi sampai Stasiun Cilegon.

“Per tanggal 13 sampai dengan 20 Maret, seperti masa arus mudik dan balik, kereta tidak sampai Stasiun Merak, tapi hanya sampai Stasiun Cilegon,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, pada Rabu (11/3/2026).

1. Kebijakan itu dilakukan untuk mengurai kepadatan penumpang

KRL Lintas Rangkasbitung-Tanah Abang. (dok. KAI Commuter)

Tri menjelaskan, Stasiun Cilegon dipilih sebagai titik akhir perjalanan kereta api guna menghindari kepadatan penumpang di kawasan Merak yang menjadi pusat pergerakan pemudik menuju Pelabuhan Merak.

Selain itu, fasilitas di Stasiun Cilegon dinilai lebih memadai untuk menampung kedatangan penumpang dalam jumlah besar. “Stasiun Cilegon dianggap lebih layak untuk menampung kereta api dan pergerakan penumpang selama masa mudik,” ujarnya.

2. Penumpang akan diangkut angkutan lanjutan ke Krenceng dan Merak

Potret Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten (unsplash.com/ammar_andiko)

Setelah turun di Stasiun Cilegon, penumpang yang hendak menuju kawasan Merak tetap dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum yang telah disiapkan pemerintah.

Tri mengatakan akan ada angkutan kota yang mengantar penumpang menuju dua stasiun berikutnya, yakni Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak. “Akan ada angkot yang akan mengantar ke Krenceng dan Merak, karena setelah Cilegon masih ada dua stasiun lagi,” katanya.

3. Dishub Banten menyiapkan puluhan titik pengawasan lalu lintas

Pelabuhan Ciwandan, Cilegon (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Selain rekayasa perjalanan kereta api, Pemerintah Provinsi Banten juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di lapangan untuk mengatur arus mudik. Tri menyebutkan terdapat 19 titik pengawasan yang disiapkan selama periode mudik dan arus wisata.

“Sudah disiapkan perlengkapan di lapangan. Di Pelabuhan Ciwandan juga sudah siap. Kita ada 19 titik, tapi ada mudik dan wisata. Nanti petugas yang selesai dari pengawasan arus mudik bisa dipindahkan ke jalur wisata,” ujarnya.

Editorial Team