Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kesaksian Penumpang KMP Batumandi: Saat TIdur, Tiba-tiba Alarm Bunyi
Penumpang KMP Batumandi ditempat evakuasi (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • KMP Batumandi terbakar di perairan belakang Pulau Kecil Merak, Cilegon, Selasa (20/10/2026), setelah penumpang terbangun oleh alarm dan melihat asap tebal dari bagian bawah kapal.
  • Dalam kepanikan, sejumlah penumpang naik ke bagian atas, turun menggunakan tali, atau melompat ke laut; pelampung yang tersedia diprioritaskan bagi perempuan dan anak-anak.
  • Basarnas Banten berkoordinasi untuk mempercepat evakuasi, sementara data manifes belum diterima; cuaca cerah dan gelombang 0,5–1 meter, tetapi api masih menyala serta menyebar di beberapa titik kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Serang, IDN Times - Suasana panik menyelimuti penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi saat kebakaran terjadi di perairan Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (20/10/2026).

Penumpang yang semula beristirahat, mendadak terbangun setelah alarm kapal berbunyi. Saat keluar untuk memastikan kondisi, mereka mendapati asap tebal mengepul dari bagian bawah kapal yang diduga berasal dari area mesin.

1. Penumpang panik saat mendengar alarm dan melihat kepulan asap

Kapal KMP Batumandi terbakar di Perairan Merak (Dok. IDN Times/Istimewa)

Salah seorang penumpang, Ardi Wiradya, mengatakan kepanikan mulai terjadi setelah alarm berbunyi dan para penumpang melihat asap semakin banyak.

Menurut Ardi, asap terlihat berasal dari bagian bawah kapal. Situasi tersebut membuat para penumpang bergegas menyelamatkan diri ke bagian atas kapal. "Lagi tidur, tiba-tiba alarm kapal bunyi. Terus semuanya pada bangun. Habis bangun, ngelihat ke luar, asap sudah banyak," kata Ardi menceritakan detik-detik kebakaran.

2. Penumpang lompat ke laut, pelampung diprioritaskan untuk perempuan dan anak

Kapal KMP Batumandi terbakar di Perairan Merak (Dok. IDN Times/Istimewa)

Dalam situasi darurat itu, sebagian penumpang menyelamatkan diri dengan melompat dari kapal menggunakan tali. Beberapa penumpang lainnya langsung terjun ke laut untuk menjauhi kapal yang terbakar.

Ardi mengatakan, tidak semua penumpang bisa menyelamatkan diri dengan cara yang sama, beberapa menggunakan pelampung.

Di tengah kepanikan, penumpang laki-laki yang mendapatkan pelampung berupaya membagikannya kepada perempuan dan anak-anak yang belum mendapatkannya. "Melompat pakai tali. Nah, kalau kita cowok-cowok ada juga yang langsung ke air, loncat," katanya.

3. Api masih menyala di sejumlah titik kapal

Kapal KMP Batumandi terbakar di Perairan Merak (Dok. IDN Times/Istimewa)

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan kebakaran dengan berkoordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk mempercepat proses evakuasi penumpang.

"Untuk informasi awal yang diterima, ada kapal Batumandi ini terbakar, kemudian kita langsung merespons dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk bagaimana melaksanakan proses evakuasi sesegera mungkin kepada para penumpang," ujar Rizky.

Ia mengatakan, data manifes penumpang belum diterima petugas. Basarnas masih berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta instansi terkait untuk memastikan data orang yang berada di atas kapal.

"Untuk data manifes belum kami terima. Kita masih senantiasa selalu berkoordinasi dengan KSDP, kemudian KSOP, yang nantinya akan kita laporkan kembali," katanya.

Berdasarkan pemantauan petugas, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1 meter. Namun, api masih terlihat menyala di sejumlah titik kapal. "Untuk api, masih kita lihat secara visual di beberapa titik di kapal Batumandi masih menyala. Untuk kondisi terkini sudah mulai menyebar di beberapa titik di bagian kapal," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article