KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Penumpang dan Korban Masih Didata

KMP Batu Mandi terbakar di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, Selasa sore, saat melayani rute Bakauheni-Merak; laporan diterima VTS Merak pukul 16.24 WIB.
Lokasi kebakaran berada sekitar 0,54 mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Tim USS Merak, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, serta KN SAR Tetuka dikerahkan.
Jumlah penumpang di kapal dan data korban selamat, meninggal, maupun yang masih dicari belum diketahui. Tim SAR gabungan masih berkoordinasi dan menangani insiden di lokasi.
Cilegon, IDN Times – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi dilaporkan terbakar di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan penanganan dan pertolongan.
Informasi kebakaran diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak) pada pukul 16.24 WIB. Berdasarkan laporan awal, KMP Batu Mandi yang berbendera Indonesia tersebut tengah melayani rute Bakauheni-Merak saat insiden terjadi.
1. Lokasi kebakaran 0,54 mil laut dari dermaga 6

KMP Batu Mandi Terbakar di Alur Masuk Pelabuhan Merak (Dok. Basarnas Banten) Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyebut lokasi kejadian berada di koordinat 5° 56’ 38,27” LS dan 105° 59’ 41,74” BT. Lokasi tersebut berjarak sekitar 0,54 mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Saat laporan awal diterima, kapal masih dalam kondisi terbakar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Unit Siaga SAR (USS) Merak langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Sejumlah Tim SAR terdiri dari personel USS Merak, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, serta KN SAR Tetuka, dikerahkan untuk menangani kebakaran KMP Batu Mandi.
2. Pendataan penumpang dan korban masih dilakukan

KMP Batu Mandi Terbakar di Alur Masuk Pelabuhan Merak (Dok. Basarnas Banten) Hingga laporan awal disampaikan, jumlah penumpang atau orang yang berada di atas kapal (person on board/POB) masih dalam pendataan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten juga belum dapat memastikan jumlah korban selamat, meninggal dunia, maupun orang yang masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan masih melakukan koordinasi dan pengerahan unsur di lapangan. Perkembangan kondisi serta hasil operasi akan disampaikan berdasarkan informasi resmi dari lokasi kejadian.

















