Pandeglang, IDN Times – Korban meninggal dunia akibat tertabrak mobil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang bertambah menjadi dua orang. Korban terbaru adalah seorang pedagang di SDN Sukaratu 5 bernama Dewi Handayani.
“(Meninggal dunia) tadi pukul 15.00 WIB,” kata guru SDN Sukaratu 5, Rika, kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Korban Tewas Akibat Ditabrak Kadis di Pandeglang Jadi 2 Orang

1. Dewi yang turut jadi korban sempat dirawat intensif di rumah sakit
Sebelum meninggal, Dewi sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia diketahui sehari-hari berjualan takoyaki di lingkungan sekolah untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, naas ia dan sejumlah siswa yang tengah jajan ditabrak oleh mobil.
“Korban punya dua anak, dagang untuk membantu ekonomi keluarga,” ujar Rika.
2. Korban pertama tewas saat kejadian
Sebelumnya, Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad menyebutkan total ada sembilan korban dalam insiden tersebut, terdiri dari tujuh siswa dan dua warga umum.
Dari tujuh siswa, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara enam lainnya masih menjalani perawatan. Adapun dua korban lain yakni seorang pedagang dan seorang sales pengendara motor, juga sempat dirawat akibat luka-luka.
“Korban meninggal dunia diketahui bernama TB Muhammad (10),” kata Surya.
3. Polisi masih selidiki penyebab kecelakaan
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi saat mobil Toyota Innova hitam yang dikendarai Ahmad Mursidi melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung. Setibanya di lokasi, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga menabrak kerumunan siswa di depan SDN Sukaratu 5.
Sebelum menabrak para siswa, mobil tersebut juga sempat menabrak seorang pengendara motor yang turut menjadi korban. “Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan SDN Sukaratu 5, melibatkan kendaraan Toyota Innova hitam yang menabrak kerumunan anak sekolah,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi kejadian.
“Dugaan sementara bisa karena faktor kelalaian atau kondisi kesehatan pengemudi. Saat ini pengemudi masih dalam pemeriksaan, namun kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan secara maksimal,” jelasnya.