Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mahasiswa Beri ‘Rapor Merah’ untuk Setahun Kepemimpinan Bupati Lebak
Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya (IDN Times/Muhamad Iqbal)
  • Gabungan mahasiswa dari berbagai organisasi di Lebak memberikan “rapor merah” untuk satu tahun kepemimpinan Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah.
  • Mahasiswa menilai arah kebijakan dan prioritas pembangunan belum jelas, serta kurang berpihak pada masyarakat kecil meski sudah setahun menjabat.
  • Mereka juga mempertanyakan realisasi slogan “Lebak Ruhay” karena masih banyak persoalan mendasar, termasuk dugaan maladministrasi dan ketidakadilan sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times — Gabungan mahasiswa dari berbagai organisasi menyoroti satu tahun kepemimpinan Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Amir Hamzah di Kabupaten Lebak.

Mereka memberikan “rapor merah” terhadap kinerja pasangan kepala daerah yang dilantik pada 20 Februari 2025.

1. Mahasiswa menilai arah kebijakan belum jelas

Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Mahasiswa menilai selama setahun memimpin, Bupati dan Wakil Bupati Lebak belum menunjukkan arah kebijakan yang jelas serta skala prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seharusnya satu tahun memimpin, bupati sudah punya arah kebijakan yang jelas, tetapi kami menilai justru masih jauh dari keberpihakan kepada masyarakat kecil. Untuk itu pantas rasanya kami memberikan rapor merah kepada mereka,” kata Musail Waedurat dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Selasa (3/2/2026).

2. Mahasiswa menyoroti prioritas anggaran

Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Musail menyayangkan pada awal masa kepemimpinan, pemerintah daerah dinilai lebih memprioritaskan penataan Alun-Alun Rangkasbitung dibanding penanganan jalan rusak maupun rumah tidak layak huni.

“Padahal dengan anggaran penataan alun-alun Rp5 miliar, Pemkab Lebak bisa menangani banyak titik jalan rusak dan rumah warga miskin yang tidak layak,” ujarnya.

3. Mahasiswa juga mempertanyakan realisasi slogan Lebak Ruhay

Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Mahasiswa juga mempertanyakan implementasi slogan Lebak Ruhay (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin) yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Satu tahun seharusnya waktu yang cukup menunjukkan arah dan keberpihakan kepemimpinan. Tapi hingga hari ini, kami menilai masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang belum terselesaikan dan bahkan memunculkan dugaan maladministrasi serta ketidakadilan sosial,” tegas Musail.

Dalam aksi tersebut, massa sempat beberapa kali mendorong gerbang pendopo yang dijaga aparat kepolisian. Mereka meminta Bupati Hasbi menemui langsung mahasiswa untuk mendengar tuntutan yang disampaikan.

Editorial Team