Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Khaerul Anwar
IDN Times/Khaerul Anwar

Intinya sih...

  • Pergerakan masyarakat menggunakan transportasi menurun 19% hingga H-1 libur Natal 2024.
  • Mobilitas masyarakat Jakarta keluar kota turun 33%, kendaraan hanya 17.855.000 dari tahun sebelumnya 26.763.000.
  • Penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni mengalami penurunan hingga 20%, dengan jumlah penumpang sekitar 200.770 orang dan kendaraan sekitar 48.758 kendaraan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, pergerakan masyarakat yang menggunakan mode transportasi hingga H-1 libur Natal 2024 menurun hingga 19 persen.

"Jumlah angkutan penumpang semua moda (transportasi) secara nasional saat ini sekitar 4.496.107 dibanding tahun 2023 itu sebesar 5.596.916," kata Dudy saat kunjungan ke Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (24/12/2024).

1. Mobilitas warga DKI Jakarta yang keluar daerah turun 33 persen

IDN Times/Khaerul Anwar

Penurunan juga terjadi pada mobilitas masyarakat Jakarta yang keluar kota baik menggunakan tol, maupun jalur arteri. Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kendaraan yang keluar DKI Jakarta hanya sebanyak 17.855.000.

"Dibandingkan tahun 2023 sebanyak 26.763.000, jadi penurunan sebanyak 33 persen," katanya.

2. Angkutan penyeberangan Merak-Bakauheni juga turun 20 persen

Dok. Istimewa/Ivan

Tak hanya itu, mobilitas penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten menuju Bakauheni, Lampung pun mengalami penurunan hingga 20 persen.

"Dapat kami sampaikan juga kalau sampai saat ini H-3, jumlah penumpang yg melalui pelabuhan merak saat ini sekitar 200.770 orang, kemudian kendaraan sekitar 48.758 kendaraan," katanya.

3. Tetap melakukan rekayasa lalu lintas menuju Merak

Dok. Istimewa/Ivan

Kendati ada penurunan di Pelabuhan Merak, Dudy mengaku tetap mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan buffer zone guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju pelabuhan.

"Kemudian pemisahan kendaraan baik yang besar maupun yang kecil, kemudian delay system," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team