Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono saat merayakan Imlek di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Intinya sih...

  • Etnis Tionghoa di Tangerang diberikan bantuan karena menjadi korban banjir pada Januari 2026

  • AHY ingin mengakhiri diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia dan mempromosikan toleransi serta persatuan

  • Sebanyak 200 paket sembako diberikan kepada masyarakat etnis Tionghoa dalam perayaan Imlek yang bersifat inklusif

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri rangkaian perayaan Imlek 2026 di Vihara Hok Tek Bio, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2/2026). Dalam momen bertajuk Harmoni Nusantara, Bersama Kita Kuat–Bersatu dalam Harapan Indonesia tersebut, AHY menyapa para etnis Tionghoa asli Kabupaten Tangerang yang dikenal dengan Cina Benteng.

AHY mengungkapkan, tujuan perayaan Imlek di Tangerang untuk berbagi rasa dalam silaturahmi karena Partai Demokrat menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan juga religiusitas.

"Kami akan menyapa semua kalangan semua komunitas, termasuk masyarakat Tionghoa yang ada di provinsi Banten," kata AHY.

1. Etnis Tionghoa di wilayah tersebut juga diberikan bantuan lantaran jadi korban banjir

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono saat merayakan Imlek di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

AHY mengungkapkan, dalam momentum perayaan Imlek 2026 ini, ia ingin seluruh etnis Tionghoa merasakan kebahagiaan dan sukacita dalam menyambut tahun yang baru. Apalagi, etnis Tionghoa di sekitar vihara tersebut juga menjadi korban banjir pada Januari 2026 lalu.

"Insya Allah kami akan terus berupaya untuk mencarikan solusi, sekaligus juga mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.

2. AHY juga ingin diskriminasi tak lagi dirasakan etnis Tionghoa di Indonesia

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono saat merayakan Imlek di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Dalam momen tersebut, AHY juga menyinggung perihal adanya sejarah kelam terkait diskriminasi pada masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia pada masa lalu. Ia ingin, hal tersebut tak lagi terjadi sampai kapanpun lantaran Indonesia besar dengan latarbelakang keberagaman.

"Dan kami benar-benar ingin menghormati keberagaman dan perbedaan yang kita miliki apapun latar belakang kita, identitas kita, baik suku agama, ras etnis, termasuk saudara-saudara kita, komunitas, dan keturunan Tionghoa ini," kata AHY.

AHY pun mengingatkan bahwa toleransi merupakan kekuatan dasar bagi bangsa Indonesia yang memiliki banyak suku, agama, hingga ras. Meskipun berbeda-beda, lanjut AHY, harus bersatu dalam harmoni.

"Dan Demokrat akan kokoh berada di tengah untuk menjaga persatuan kerukunan antar umat beragama antar umat ataupun antar identitas yang kita harapkan tidak terpecah belah karena alasan apapun, termasuk karena politik Indonesia besar dan majemuk, harus kita rawat bersama-sama," tuturnya.

3. Sebanyak 200 paket sembako diberikan untuk masyarakat etnis Tionghoa

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono saat merayakan Imlek di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Ketua Panitia Perayaan Imlek 2026 DPP Partai Demokrat, Merry Riana mengungkapkan, pada pekan ini terdapat tiga titik kegiatan bakti sosial. Kegiatan di Vihara Hok Tek Bio menjadi lokasi pertama, dengan sasaran warga Tionghoa, termasuk warga Tionghoa prasejahtera yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Sebanyak 200 penerima hadir dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang sarat makna khas perayaan Imlek.

“Walau dalam keterbatasan, mereka tetap penuh sukacita. Senang sekali bisa bertemu langsung dan berbagi bantuan hari ini,” tuturnya.

Ia menegaskan, perayaan Imlek yang digelar Partai Demokrat bersifat inklusif. Ia menegaskan, Imlek adalah perayaan budaya, bukan perayaan agama sehingga hari ini yang berkumpul di sini mungkin berbeda agama, tetapi bersama-sama merayakan Imlek sebagai bagian dari kebudayaan.

"Rangkaian bakti sosial akan dilanjutkan ke Panti Jompo Atma Berata pada pagi hari dan Panti Asuhan Kasih Anugerah pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta Utara," kata dia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team