Tangerang, IDN Times - Serangan jantung akibat pembuluh darah tersumbat atau biasa disebut jantung koroner masih menjadi penyakit mematikan nomor satu dunia dunia. Hal tersebut juga berlaku di Indonesia di mana jantung menyumbang penyebab kematian sebesar 95,68 kasus per 100.000 penduduk.
Terdapat dua prosedur yang biasa dilakukan untuk menangani adanya sumbatan di pembuluh darah, yakni pemasangan stent atau yang dikenal kateterisasi ring pada pembuluh darah yang tersumbat dan Coronary artery bypass graft (CABG) atau yang lebih dikenal operasi bypass jantung.
Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Eka Hospital BSD, Akmal Alfaritsi Hamonangan mengungkapkan, prosedur yang dilakukan terhadap masing-masing pasien bisa berbeda meskipun sama-sama masalah serangan jantung.
"Kalau sumbatannya hanya 1, memang lebih baik pemasangan ring, tapi kalau sumbatannya lebih dari 3 dan tersebar di pembuluh darah utama, lebih baik bypass," kata Akmal.
