Kota Tangerang, IDN Times - Bir pletok menjadi salah satu jenis minuman tradisional yang dianggap memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Kala wabah COVID-19 merebak sejak awal 2020, para pelaku usaha pun melirik celah ini.
Seperti yang dilakukan Eni, 57 tahun. Pelaku UMKM asal Karang Tengah, Kota Tangerang itu mulai memproduksi dan menjual bir pletok yang diberi nama Gerhat, sejak pandemik melanda.
Memulai usaha dengan modal Rp100 ribu, tak disangka usaha Eni terus berkembang hingga kini mulai beromzet jutaan rupiah.
