Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pasutri yang Beli Bayi Rp15 Juta Ngaku Kesepian Tak Punya Anak
ilustrasi menggendong bayi (pexels.com/Josh Willink)
  • Pasutri nekat membeli bayi seharga Rp15 juta karena kesepian dan tak memiliki anak selama 10 tahun.
  • Mereka mengunggah postingan di Facebook untuk mencari anak, lalu bertemu dengan ayah bayi tersebut di pinggir kali Cisadane, Tangerang.
  • Ayah bayi tersebut menggunakan uang hasil penjualan anaknya untuk membeli handphone dan berjudi online.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Pasangan suami istri (pasutri) HK dan MON yang nekat membeli bayi seharga Rp15 juta di Tangerang mengaku kesepian lantaran tak memiliki anak. Hal tersebut jadi alasan keduanya menerima tawaran bayi 11 bulan AR di media sosial Facebook.

"Alasannya mereka sudah menikah 10 tahun tidak mempunyai anak dan baru datang ke Jakarta dari NTT baru satu bulan mengaku kesepian," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu (9/10/2024).

1. Pasutri tersebut mengunggah posting-an sedang mencari anak di Facebook

ilustrasi pijat bayi (freepik.com/freepik)

Atas dasar tersebut, pasutri tersebut pun akhirnya mengunggah postingan di media sosial Facebook sedang mencari anak untuk diadopsi. Dari situ AR, ayah anak balita tersebut melihat dan menghubungi melalui messenger lalu ke WhatsApp dan janjian untuk bertemu di pinggir kali Cisadane, Tangerang.

"Saat bertemu, AR meminta uang Rp15 juta," jelasnya.

2. Ayah AR menjual bayinya dan menggunakan uangnya untuk beli handphone dan judi online

ilustrasi tulisan judi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Zain mengungkapkan, AR menggunakan uang hasil menjual anaknya sendiri untuk membeli handphone dan judi online. 

"Pengakuannya uang Rp15 juta itu untuk kebutuhan ekonomi, termasuk membeli handphone dan digunakan main judi online," ungkapnya.

3. Bayi sudah diserahkan ke ibu kandungnya

Polisi pun kini telah menyerahkan kembali bayi laki-laki berusia 11 bulan tersebut ke ibu kandungnya. Di mana, bayi tersebut pun diketahui dalam kondisi sehat.

"Pada tanggal 5 Oktober 2024 kami sudah serahkan bayi tersebut ke ibunya," kata Zain.

Editorial Team