Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mempercepat penanganan masalah banjir di sejumlah wilayah kecamatan yang terdampak. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, banjir yang terjadi di daerahnya itu secara umum merupakan dampak dari beberapa luapan bantaran sungai, bulai dari aliran Cidurian, Kali Prancis, Cimanceuri hingga rob dari luapan laut pantai utara.
Sala satu solusi yang diusulkan warga terdampak adalah pembangunan tanggul. "Permohonan-permohonan ini akan segera kami bahas dan tindak lanjuti yang terbaik untuk masyarakat," kata Maesyal, seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, pembangunan tanggul dan pintu air untuk menanggulangi banjir tersebut memerlukan izin dan koordinasikan lebih lanjut dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), mengingat kewenangan sungai besar berada di pemerintah pusat.
Sebelumnya, banjir yang melanda daerah Kabupaten Tangerang telah mencakup 24 kecamatan dengan 119 desa dan kelurahan, dengan jumlah penduduk terdampak sekitar 14 ribu kepala keluarga atau 62 ribu jiwa.
Pemerintah pun telah menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul meluasnya cakupan titik banjir tersebut.
