Cilegon, IDN Times — Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menghentikan aktivitas delapan titik pertambangan galian C yang dinilai menjadi pemicu utama banjir di sejumlah wilayah. Lokasi tambang itu tersebar di empat kecamatan, yakni Cibeber, Cilegon, Citangkil, dan Ciwandan.
“Dari sekitar 32 tambang yang ada, terdapat 8 titik yang mengakibatkan potensi banjir,” ujar Aziz dilansir dari kantor berita ANTARA, Selasa (20/1/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan keputusan tersebut diambil usai evaluasi dan inspeksi mendadak (sidak) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
