Serang, IDN Times – Pola kedatangan pemudik di Pelabuhan Merak dan Ciwandan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar pemudik yang hendak menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatra memilih melakukan perjalanan pada malam hari.
Pantauan IDN Times pada Selasa (17/3/2026) pukul 10.35 WIB di area parkiran Pelabuhan Ciwandan maupun Merak terlihat lengang. Bahkan sejumlah buffer zone tampak kosong. Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi pada malam hari yang biasanya dipadati kendaraan pemudik.
Pemudik Masih Pilih Berangkat Malam, Merak–Ciwandan Siang Lengang

1. Pola pemudik masih sama, berangkat Magrib-jelang subuh
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan pola pergerakan pemudik masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni mulai meningkat setelah waktu Magrib hingga menjelang subuh.
“Kalau kami melihat pola pergerakan masih sama dengan yang dulu. Kami lihat parkiran di Merak siang ini sangat kosong sekali, dan biasanya mereka mulai melaksanakan perjalanan itu setelah Magrib sampai dengan biasanya subuh baru terjadi peningkatan,” kata Heru.
2. Puncak arus mudik diprediksi terjadi dini hari
Ia juga memprediksi puncak arus mudik dari Jawa menuju Sumatra akan terjadi dalam dua hari ke depan. Sebab, para pekerja di pemerintahan atau pun pabrik baru memasuki libur pada sore hari ini dan diprediksi pemudik mulai memadati pelabuhan nanti malam.
“Prediksi kami untuk arus mudik puncaknya tanggal 18–19 Maret, Jawa ke Sumatra,” ujarnya.
3. Sebanyak 363.607 pemudik telah menyeberang ke Sumatra
Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama 24 jam pada periode 16 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB atau H-5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 120 trip.
Pada periode tersebut, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra mencapai 75.805 orang, atau turun 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 89.478 orang.
Sementara itu, kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat 5.797 unit atau naik 1,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 5.704 unit. Kendaraan roda empat mencapai 9.826 unit atau turun 23,1 persen dari tahun lalu sebanyak 12.774 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.439 unit atau turun 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.360 unit. Sedangkan total bus tercatat 640 unit atau naik 1,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 632 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatra melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-5 mencapai 17.702 unit, atau turun 17,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 21.470 unit.
Namun secara kumulatif, jumlah pemudik sejak H-10 hingga H-5 justru mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 363.607 orang telah menyeberang atau naik 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 353.652 orang.
Adapun total kendaraan yang telah menyeberang pada periode yang sama mencapai 87.218 unit, atau naik 6,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 81.922 unit.